GMNI Warnai Pelantikan DPRD Kota Tangerang Selatan Dengan Massa Aksi

| PENAMARA . ID

Kamis, 29 Agustus 2024 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi saat diwawancarai oleh media

Massa Aksi saat diwawancarai oleh media

PENAMARA.ID | Tangerang Selatan – Kamis, 29 Agustus 2024, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang Selatan dan beberapa organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar aksi damai di gedung DPRD kota Tangerang Selatan dalam prosesi pelantikan Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan periode 2024-2029.

Dalam aksi tersebut mereka mengkritisi persoalan jam operasional truk tanah yang tak kunjung di Perda kan (Peraturan Daerah) padahal meresahkan warga dan bahkan telah memakan korban jiwa, menurut bung Kriston selaku Ketua Cabang GMNI Kota Tangerang Selatan “jam operasional truk belum terealisasi dalam bentuk aturan hukum karena nihilnya kerja-kerja Anggota DPRD dalam melakukan tugas dan wewenangnya.

Sehingga, persoalan seperti truk yang masih lalu lalang yang tidak sesuai dengan jam operasional nya masih bisa berkeliaran bebas karena belum ada payung hukum dalam perda yang mengatur persoalan itu. Inilah yang menunjukan, bahwa DPRD Kota Tangerang Selatan sebenarnya nihil dalam melakukan tanggung jawabnya sebagai fungsi legislasi nya”.

Secara umum, tuntutan GMNI Kota Tangerang Selatan dan Cipayung Plus bergerak hari ini sebenarnya bagian dari bentuk mengawal demokrasi khususnya di Kota Tangerang Selatan. Bagaimana akhirnya lembaga demokratis seperti DPRD yang hakikatnya sebagai penyambung lidah rakyat, dapat menjalankan kekuasaan nya dengan baik, tidak hanya sekedar ‘penghangat bangku di DPRD’.

“Dalam hal ini, GMNI dan kawan-kawan dari Cipayung Plus melihat momen pelantikan ini agar dijadikan bahan evaluasi diri bagi DPRD kota terpilih, sehingga kedepannya Anggota DPRD terpilih dapat lebih mawas diri sehingga tidak melupakan tugas dan wewenangnya nya sebagai seorang DPRD Kota Tangerang Selatan”, ujar Kriston menyampaikan saat diwawancarai.

“Biar bagaimanapun, mereka adalah wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat melalui sistem bernama demokrasi. Inilah yang menjadi titik fokus kami khususnya, untuk menjaga nilai-nilai luhur demokrasi tersebut”, ungkapnya pula. Selanjutnya hasil perundingan perwakilan GMNI dan Cipayung Plus dengan Anggota DPRD yang baru saja di lantik adalah agenda rapat dengar pendapat atau RDP yang akan dilaksanakan kurang lebih sepekan dari sekarang.

Artikel Lain :

Mahasiswa Universitas Raharja Adakan Lomba di Taman Baca Insan Ar Rasyid Tangerang

Penulis : Ibnu Haryadi

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Segera Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari
Pedagang Desak Pemkab Tangerang Evaluasi Pasar Modern Sentiong
Teknik Sidang Jadi Bekal Mahasiswa UCA, Forum Organisasi Diminta Jaga Demokrasi
Mahasiswa Soroti Dugaan Prostitusi di Sukasari, Camat Siap Koordinasi dengan Satpol PP
Usai Jadi Polemik, Camat Pasar Kemis Benarkan Anggaran Mamin Rp1,7 Miliar
Lansia Meninggal Diduga Terlantar, Aktivis Kritik Keras Camat dan Dinsos
Segel PT ESA Jaya Putra Diminta Tetap Terkunci, DPRD Kota Tangerang: Izin Belum Lengkap
Camat Batuceper: Sinergi dengan DPRD Hadirkan Solusi Akses Jalan Poris Gaga

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pedagang Desak Pemkab Tangerang Evaluasi Pasar Modern Sentiong

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:27 WIB

Teknik Sidang Jadi Bekal Mahasiswa UCA, Forum Organisasi Diminta Jaga Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:10 WIB

Mahasiswa Soroti Dugaan Prostitusi di Sukasari, Camat Siap Koordinasi dengan Satpol PP

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:09 WIB

Usai Jadi Polemik, Camat Pasar Kemis Benarkan Anggaran Mamin Rp1,7 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:10 WIB

Lansia Meninggal Diduga Terlantar, Aktivis Kritik Keras Camat dan Dinsos

Berita Terbaru