Mahasiswa Universitas Raharja Adakan Lomba di Taman Baca Insan Ar Rasyid Tangerang

| PENAMARA . ID

Senin, 26 Agustus 2024 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komasi Universitas Raharja bersama Taman Baca Insan Ar Rasyid Tangerang

Komasi Universitas Raharja bersama Taman Baca Insan Ar Rasyid Tangerang

PENAMARA.ID | Tangerang – Membangun literasi dimulai dengan kesenangan agar membaca tidak jadi hal membosankan seperti persepsi khalayak umum hari ini, utamanya Indonesia yang juga rendah tingkat literasi penyebabnya adalah akses masyarakat untuk buku dan perpustakaan sangat minim. Belum lagi padangan pragmatis membeli buku itu mahal jadi fakta paling umum masyarakat yang belum tersentuh literasi.

Minggu 25 Agustus 2024 KOMASI (Komunitas Mahasiswa Sistem Informasi) Universitas Raharja melakukan kunjungan di Taman Baca Insan Ar Rasyid Tangerang dan mengisi berbagai kegiatan seperti lomba, membuat keterampilan, juga mengedukasi penggunaan internet di era digitalisasi, dan sangat penting diutamakan manfaat positif dan negatifnya.

Indonesia untuk dapat maju, salah satunya dengan bergeser ke ekonomi berbasis digital hal ini pun mesti ditanamkan terhadap anak-anak yang masih luarbiasa imajinasinya, “pentingnya menguasai teknologi dalam proses pendidikan itu sendiri serta edukasi internet terhadap anak atau generasi muda begitu penting di era serba digital. Maka itu kami berharap generasi muda lebih cermat lagi dalam menggunakan atau mengakses internet dengan baik dalam kehidupan” begitu yang disampaikan Ivan Ketua KOMASI pada penamara.id saat diwawancarai.

Mahasiswa Universitas Raharja
Kegiatan lomba oleh Mahasiswa Universitas Raharja bersama Taman Baca Insan Ar Rasyid Tangerang

Kegiatan ini diharapkan juga makin membuka jalinan harmonis antara mahasiswa dan masyarakat, juga implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, pengajaran, pengabdian masyarakat) khususnya di Universitas Raharja agar dapat mendorong pemahaman anak-anak dalam penggunaan internet dengan bijak.

Kegiatan seperti ini sangat bagus sebab terjun langsung ke masyarakat dan dilakukan dengan konsisten, “mudah-mudahan bisa tiga bulan sekali minimal, jangan hanya setahun sekali dan tidak hanya teknologi saja walaupun KOMASI berfokus pada informatika, sesekali ngajarin anak-anak cara bikin tulisan atau cara bikin gambar” ujar M. Amal Duta Baca Kota Tangerang sekaligus penggagas Taman Baca Insan Ar Rasyud Tangerang.

Dengan terselenggarakan kegiatan ini, tidak hanya mengharapkan minat literasi masyarakat membaik, tapi mampu menjadi katalis bagi mahasiswa untuk bersosialisasi dan bersentuhan langsung dengan persoalan rakyat yang nantinya inovasi kita lebih sesuai dengan persoalan rakyat itu sendiri.

Penulis : Devis Mamesah

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Pentingnya Self Awareness [Kesadaran Diri] untuk Mengenal Potensi Diri
Anak Seperti Mobil yang Gasnya Nyala Terus? Ini yang Perlu Ortu Tahu
Pria 23 Tahun Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang, BPBD Melakukan Pencarian
Forum Potensi Tangsel Gelar Monitoring Sungai Ciputat, Petakan Titik Rawan Banjir
Pendapat Tiyo BEM UGM soal SPPG: Benar Keberanian atau Berani Jadi Sensasi?
Gen Z Tangerang Pilih PDIP Sebagai Partai Perjuangan dan Ideologi
Peringati 21 Mei, Poros Baru Tangerang Nobar Film Pesta Babi dan Mimbar Bebas
Cikokol untuk Reformasi: Mahasiswa UMT Tolak Lupa dan Diam

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:42 WIB

Pentingnya Self Awareness [Kesadaran Diri] untuk Mengenal Potensi Diri

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:09 WIB

Anak Seperti Mobil yang Gasnya Nyala Terus? Ini yang Perlu Ortu Tahu

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pria 23 Tahun Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang, BPBD Melakukan Pencarian

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:16 WIB

Forum Potensi Tangsel Gelar Monitoring Sungai Ciputat, Petakan Titik Rawan Banjir

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:33 WIB

Pendapat Tiyo BEM UGM soal SPPG: Benar Keberanian atau Berani Jadi Sensasi?

Berita Terbaru

Ilustrasi: Debi Larasati/PENAMARA

Editorial

Salah Kampus atau Salah Industri?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:07 WIB