Simak Cara Mencegah Bullying di Sekolah ala Mahasiswa UNPAM

| PENAMARA . ID

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Istimewa

Gambar: Istimewa

Oleh: Fadel Husaien Jay Rusbal

PENAMARA.id — Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di berbagai titik di wilayah Tangerang Selatan, salah satunya di SMK Letris Bintaro dengan tema “Mencegah Bullying di Lingkungan Sekolah“. Tema ini diangkat karena melihat urgensi dari kasus bullying yang marak terjadi di lembaga pendidikan, dalam hal ini Sekolah Menengah Atas/Kejuruan. Kita dapat simak cara mencegah bullying di sekolah ala mahasiswa unpam ini.

Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan partisipatif, serta diikuti oleh puluhan siswa-siswi yang sangat antusias menyimak materi edukatif mengenai jenis-jenis bullying, dampak psikologis, serta bagaimana langkah-langkah pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu sosial yang kerap terjadi di kalangan remaja sekolah. Melalui edukasi langsung, diharapkan terciptanya lingkungan belajar yang lebih aman dan sehat secara mental bagi para siswa.

Melalui kegiatan ini, para pelaksana PKM berharap kepada para siswa untuk dapat mengenali bentuk-bentuk bullying serta memahami besarnya dampak yang ditimbulkan bagi korban dan lingkungan sekitar. Agenda yang diusung oleh pelaksana PKM ini antara lain soal penyuluhan dan presentasi tentang definisi, jenis, serta dampak yang ditimbulkan dari bullying. Kemudian terbukanya ruang diskusi yang interaktif dengan para siswa-siswi mengenai cara menghadapi dan juga bagaimana melaporkan tindakan bullying. Tak lupa, kami juga melakukan simulasi pencegahan bullying di lingkungan sekolah agar para siswa-siswi peka terhadap hal-hal yang bermuatan bullying. Pembagian pamflet dan materi edukatif juga menjadi senjata utama sebagai bahan penyadaran para siswa-siswi tentang bullying itu sendiri.

Partisipasi aktif dari para siswa-siswi sangat menunjukkan bahwa topik bullying ini sangat relevan dan penting untuk terus didiskusikan dan disosialisasikan di tiap-tiap lembaga pendidikan kita. Antusiasme ini juga sebenarnya menunjukan bahwa, kasus bullying juga merupakan fenomena gunung es yang seringkali tak terungkap secara terang benderang, sehingga momok bullying selalu menghantui wajah pendidikan kita.

Maksud dari fenomena gunung es ini adalah bagaimana kasus bullying seringkali kasus yang tidak terungkap atau tidak dilaporkan, sehingga yang terlihat hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan masalah yang sebenarnya jauh lebih besar. Banyak kasus bullying yang tersembunyi di bawah permukaan, baik karena korban takut melapor, pelaku tidak tertangkap, atau karena kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak negatif bullying.

Harapan besar kami selaku pelaksana dari kegiatan PKM ini selain dari partisipasi aktif dari setiap siswa-siswi adalah semakin banyak siswa yang teredukasi dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing sehingga fenomena gunung es ini dapat terselesaikan sedikit demi sedikit karena adanya peran aktif dari setiap siswa-siswi di masing-masing sekolahnya.


Artikel Lainnya: Mahasiswa Universitas Raharja Adakan Lomba di Taman Baca Insan Ar Rasyid Tangerang

 

Penulis : Fadel Husaien Jay Rusbal

Editor : Agnes Monica

Berita Terkait

Kenapa Semangat Kuliah Mahasiswa Baru Cepat Sekali Menurun
“Anak Zaman Sekarang Kalau Bodoh Itu Pilihan”, Tamparan Sabrang untuk Pemuda Tangerang
OLS Grup Santuni Anak Yatim, Berikan Bantuan Tunai dan Perlengkapan Sekolah
Groupthink, Fenomena Ketika Kekompakan Malah Mengaburkan Pikiran Kritis dan Keberanian
Perempuan Disekap 3 Tahun di Bandung, GMNI STISNU Desak Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Peran Komunikasi Verbal untuk Mencegah Kesalahpahaman di Era Digital
Ketika Pertamax Tak Terjangkau Lagi, Antrean SPBU dan Kemacetan pun Mengintai
Kemiskinan Struktural Hasilkan Sandwich Generation — Terjepit Untuk Hidupi Dua Generasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Kenapa Semangat Kuliah Mahasiswa Baru Cepat Sekali Menurun

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:20 WIB

“Anak Zaman Sekarang Kalau Bodoh Itu Pilihan”, Tamparan Sabrang untuk Pemuda Tangerang

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:46 WIB

OLS Grup Santuni Anak Yatim, Berikan Bantuan Tunai dan Perlengkapan Sekolah

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:22 WIB

Groupthink, Fenomena Ketika Kekompakan Malah Mengaburkan Pikiran Kritis dan Keberanian

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:19 WIB

Perempuan Disekap 3 Tahun di Bandung, GMNI STISNU Desak Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Berita Terbaru