Kabupaten Tangerang, Penamara.id – Pemilihan Presiden Mahasiswa Universitas Tangerang Raya (UNTARA) tahun ini mencatat sejarah baru.
Pasangan Farhan Rafiqi (FEB ’21) dan Mohammad Yusup (FH ’22) berhasil meraih suara mayoritas dan dinyatakan sebagai pemenang.
Di balik kemenangan ini, tersimpan sebuah narasi yang tak sekadar kompetisi elektoral, melainkan manifestasi dari persatuan dua kekuatan besar organisasi eksternal, GMNI dan HMI Kabupaten Tangerang, yang bersatu demi visi besar membangun UNTARA dan memajukan mahasiswa.
Dengan jargon “F.A.M.O.U.S: Farhan and Moch. Yusup”, pasangan ini mengusung visi perubahan melalui “Konstelasi Gerakan Filantropi Secara Kaffah”. Sebuah visi yang menunjukkan komitmen mereka terhadap gerakan sosial berbasis kepedulian, intelektualitas, dan kebermanfaatan nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.
Visi dan Misi yang Membangun Farhan dan Yusup membawa misi pembangunan menyeluruh melalui konsep “PANCA CITA”, yaitu:
- Mahasiswa Akademis
Menghidupkan budaya intelektual dan ilmiah sebagai ruh utama perjuangan mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman. - Mahasiswa Pencipta
Menumbuhkan semangat inovasi dan produktivitas demi karya nyata yang berdampak bagi masyarakat. - Mahasiswa Pengabdi
Mendorong semangat pengabdian sosial yang konsisten dan menyentuh nadi kehidupan masyarakat. - Mahasiswa Pemimpin
Membangun karakter kepemimpinan etis, kolektif, dan melayani, menjauh dari ambisi kekuasaan semata. - Mahasiswa Progresif Visioner
Tidak hanya reaktif terhadap isu, tetapi proaktif menyusun peta jalan jangka panjang yang strategis.
Koalisi untuk Kemajuan Mahasiswa
Yang membedakan pasangan ini dari kandidat lain adalah keberhasilan mereka membentuk koalisi strategis antara dua organisasi eksternal besar: GMNI dan HMI Kabupaten Tangerang.
Sebuah langkah berani yang menunjukkan bahwa perbedaan ideologi bukan penghalang untuk menyatukan energi perubahan demi kepentingan mahasiswa.
Koalisi ini menjadi titik balik penting, karena membuka peluang kolaborasi lintas organisasi untuk agenda-agenda progresif. Mulai dari advokasi kebijakan kampus, peningkatan kualitas organisasi mahasiswa, hingga perluasan jaringan sosial politik mahasiswa UNTARA di tingkat lokal hingga nasional.
Menuju Mahasiswa UNTARA yang Lebih Berkembang Dengan kepemimpinan baru ini, harapan besar tertumpu pada Farhan dan Yusup untuk membawa mahasiswa UNTARA menjadi agen perubahan yang bukan hanya aktif di dalam kampus, tetapi juga berpengaruh di luar.
Gerakan mereka yang tidak elitis, tetapi merakyat, akan menjadi pondasi kuat bagi pembentukan kultur mahasiswa yang intelektual, peduli sosial, dan progresif.
Kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang perubahan. Dan mahasiswa UNTARA kini punya alasan untuk percaya: Masa depan itu telah datang dan ia bernama Farhan dan Yusup.
Artikel Lainnya : Pemuda Lokomotif Bangsa : Satukan Langkah, Wujudkan Mimpi Indonesia Emas.
Penulis : Ginanjar
Editor : Redaktur






