Camat Batuceper: Sinergi dengan DPRD Hadirkan Solusi Akses Jalan Poris Gaga

| PENAMARA . ID

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Batuceper, Achsan Gufron Falfeli | Foto: Ist

Camat Batuceper, Achsan Gufron Falfeli | Foto: Ist

Pendekatan dialog humanis yang dibangun Pemerintah Kecamatan Batuceper akhirnya membuahkan hasil. Bersama DPRD Kota Tangerang, Camat Batuceper Achsan Gufron Falfeli memfasilitasi komunikasi antara warga Kampung Blok Ambon dengan PT Poris Indah Graha hingga polemik penutupan akses jalan lingkungan yang sempat menjadi perhatian masyarakat berhasil diselesaikan secara musyawarah.

Akses jalan yang selama puluhan tahun dimanfaatkan warga itu kini kembali dibuka setelah seluruh pihak mencapai kesepakatan bersama. Tidak hanya itu, kesepakatan tersebut juga mencakup pembangunan jalan penghubung baru agar mobilitas masyarakat ke depan menjadi lebih aman, nyaman, dan representatif.

Achsan Gufron Falfeli mengatakan sejak persoalan mencuat, Pemerintah Kecamatan Batuceper memilih mengedepankan komunikasi daripada memperpanjang konflik. Berbagai pertemuan dilakukan dengan mempertemukan warga, pihak pengembang, perangkat daerah, serta DPRD Kota Tangerang untuk mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

“Alhamdulillah hari ini persoalan yang sempat menjadi perhatian masyarakat bertahun-tahun telah menemukan jalan keluar. Kami sejak awal berupaya agar semua pihak dapat duduk bersama, saling mendengar, dan mencari solusi terbaik tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat maupun hak-hak pengembang,” ujarnya pada Jumat sore (23/6).

Menurut Gufron, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang terus mengawal proses penyelesaian hingga tercapainya kesepakatan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Tangerang yang aktif memfasilitasi aspirasi masyarakat sekaligus mengawal proses mediasi hingga menghasilkan solusi yang konkret.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Tangerang, khususnya Komisi I, yang bersama-sama dengan pemerintah kecamatan mengawal proses penyelesaian persoalan ini. Sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak pengembang menjadi kunci sehingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.

Ia juga mengapresiasi sikap warga yang memilih menyampaikan aspirasi melalui jalur komunikasi serta pihak PT Poris Indah Graha yang bersedia membuka ruang dialog dan menerima hasil musyawarah.

Gufron menjelaskan, selain pembukaan kembali akses jalan, pemerintah juga akan mengawal pembangunan jalan penghubung yang telah disepakati bersama. Saat ini proses pengukuran kembali tengah dilakukan karena terdapat sebagian bidang tanah milik warga yang perlu dikomunikasikan lebih lanjut agar pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Nantinya jalan penghubung ini akan menjadi akses yang lebih baik dibanding sebelumnya. Kalau sebelumnya hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, ke depan diharapkan kendaraan roda empat juga dapat melintas sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kecamatan Batuceper akan terus mengawal pelaksanaan hasil kesepakatan agar seluruh komitmen yang telah dibuat dapat direalisasikan sesuai rencana. Menurutnya, penyelesaian persoalan tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan, tetapi juga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Bagi kami yang terpenting bukan hanya membuka kembali jalan, tetapi memastikan masyarakat memperoleh kepastian akses yang layak. Pemerintah akan terus hadir mengawal prosesnya sampai seluruh kesepakatan dapat diwujudkan,” tegasnya.

Gufron berharap keberhasilan penyelesaian polemik tersebut menjadi contoh bahwa setiap persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui musyawarah, komunikasi, dan tentunya kolaborasi.

Ia menilai sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, DPRD Kota Tangerang, masyarakat, dan pihak pengembang menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat sekaligus menjaga iklim investasi tetap kondusif di Kota Tangerang.

Artikel Lain :

Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Segera Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari

Segel PT ESA Jaya Putra Diminta Tetap Terkunci, DPRD Kota Tangerang: Izin Belum Lengkap

Penulis : Ari Sujatmiko

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Segera Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari
Pedagang Desak Pemkab Tangerang Evaluasi Pasar Modern Sentiong
Teknik Sidang Jadi Bekal Mahasiswa UCA, Forum Organisasi Diminta Jaga Demokrasi
Mahasiswa Soroti Dugaan Prostitusi di Sukasari, Camat Siap Koordinasi dengan Satpol PP
Usai Jadi Polemik, Camat Pasar Kemis Benarkan Anggaran Mamin Rp1,7 Miliar
Lansia Meninggal Diduga Terlantar, Aktivis Kritik Keras Camat dan Dinsos
Segel PT ESA Jaya Putra Diminta Tetap Terkunci, DPRD Kota Tangerang: Izin Belum Lengkap
Coffeshop yang Biasanya Dipakai Nongkrong, Di Tangerang Bung Karno Kembali Dibicarakan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:27 WIB

Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Segera Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pedagang Desak Pemkab Tangerang Evaluasi Pasar Modern Sentiong

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:27 WIB

Teknik Sidang Jadi Bekal Mahasiswa UCA, Forum Organisasi Diminta Jaga Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:10 WIB

Mahasiswa Soroti Dugaan Prostitusi di Sukasari, Camat Siap Koordinasi dengan Satpol PP

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:09 WIB

Usai Jadi Polemik, Camat Pasar Kemis Benarkan Anggaran Mamin Rp1,7 Miliar

Berita Terbaru

Istimewa

Penjeda

Risiko Bernama Pernikahan

Kamis, 2 Jul 2026 - 03:45 WIB

Ilustrasi : Today Digital .com

Editorial

Karya Jurnalistik, Antara Royalti dan Suara Warga

Selasa, 30 Jun 2026 - 17:56 WIB