Momentum Hari Kartini, Instruktur Perempuan KP3I Pimpin Pelatihan Keselamatan Selam

| PENAMARA . ID

Selasa, 21 April 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Keselamatan Selam yang digelar oleh KP3I di Labuan Bajo, 15/04/2026 | Gambar : KP3I/penamara

Pelatihan Keselamatan Selam yang digelar oleh KP3I di Labuan Bajo, 15/04/2026 | Gambar : KP3I/penamara

Dalam momentum Hari Kartini (21 April), Komunitas Penyelam Profesional Perempuan Indonesia (KP3I) menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalu pendidikan, keselamatan, dan pengembangan pariwisata bahari.

Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai aksi nyata sepanjang April 2026 ini, yang sejalan dengan nilai perjuangan R. A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan akses pendidikan.

Salah satunya terlihat pada pelatihan keselamatan selam yang digelar pada 14-15 April di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh dua instruktur perempuan Kp3I, Mimi Amalia dan dr. Imelda Donosepoertro.

Pelatihan ini menutup program DAN Diving Sefety 1000 Initiative — sebuah gerakan peningkatan standar keselamatan selam yang telah berjalan sejak 2023.

Materi yang diberikan mencakup First Aid Responder dan Basic Life Support (BLS), hasil kolaborasi antara NAUI (National Association of Underwater Instructors), DAN (Divers Alert Natwork), dan Kementerian Pariwisata RI.

Selain pelatihan, DAN juga memberikan dukungan berupa 1000 fisrt aid kit kepada peserta, yang terdiri dari pemandu selam, operator tur, hingga pelaku industri wisata bahari lokal.

Sejumlah pejabat dan mitra strategis turut harir dalam pembukaan kegiatan, menegaskan bahwa keselamatan kini menjadi agenda strategis lintas sektor, bukan sekadar isu teknis.

Di tengah dominasi laki-laki dalam industri penyelaman, kehadiran instruktur perempuan menjadi sorotan tersendiri. Mimi menegaskan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang sama dalam memimpin aspek krusial seperti keselamatan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin membangun kesadaran bahwa standar keselamatan bukan hanya kewajiban, tetapi juga nilai tambah yang meningkatkan kepercayaan wisatawan,” ujarnya.

Menurutnya, sertifikasi keselamatan yang kredibel mampu memperkuat reputasi destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan.

Melanjutkan momentum tersebut, KP3I akan berpartisipasi dalam Marine Action Expo yang digelar pada 24–26 April di Balai Kartini, Jakarta.

Dalam pameran ini, KP3I akan menampilkan berbagai program dan inisiatif, mulai dari edukasi keselamatan penyelaman hingga pemberdayaan perempuan dalam sektor pariwisata bahari dan konservasi laut.

“Ini menjadi ruang strategis untuk menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam industri maritim Indonesia,” kata Mimi.

KP3I juga mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat—untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan ekosistem kelautan yang lebih inklusif dan aman.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Kartini tetap relevan di era modern, dengan perempuan tidak hanya sebagai partisipan, tetapi juga pemimpin dalam menjaga keselamatan, keberlanjutan, dan kemajuan sektor maritim.

Artikel Lain :

Maknai Hari Perempuan Internasional BEM PTNU Banten Ruang Aman bagi Perempuan

Ruang Ekspresif Kolaboratif Seni dalam Langen Budaya Hadilangu #6

Editor : Devis Mamesah

Sumber Berita : Humas KP3I

Berita Terkait

Kemiskinan Struktural Hasilkan Sandwich Generation — Terjepit Untuk Hidupi Dua Generasi
Pelepasan Murid SMPN 3 Teluknaga, Guru dan Wali Murid Dapat Hadiah Umrah
Mahasiswa UNIS Turut Semarakkan Hari Pancasila
Hidup Mandiri di Usia Muda: Tantangan dan Kesehatan Mental Generasi Sandwich
Dampak Perceraian pada Psikologis Anak: Dari Rasa Bersalah hingga Kemarahan yang Terpendam
Pentingnya Self Awareness [Kesadaran Diri] untuk Mengenal Potensi Diri
Anak Seperti Mobil yang Gasnya Nyala Terus? Ini yang Perlu Ortu Tahu
Pendapat Tiyo BEM UGM soal SPPG: Benar Keberanian atau Berani Jadi Sensasi?

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:14 WIB

Pelepasan Murid SMPN 3 Teluknaga, Guru dan Wali Murid Dapat Hadiah Umrah

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:50 WIB

Mahasiswa UNIS Turut Semarakkan Hari Pancasila

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:04 WIB

Hidup Mandiri di Usia Muda: Tantangan dan Kesehatan Mental Generasi Sandwich

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:38 WIB

Dampak Perceraian pada Psikologis Anak: Dari Rasa Bersalah hingga Kemarahan yang Terpendam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:42 WIB

Pentingnya Self Awareness [Kesadaran Diri] untuk Mengenal Potensi Diri

Berita Terbaru

Tren generete foto dengan AI saat Masa Kecil dan Dewasa | Gambar : Cover Website DreaminaAi

Penjeda

Yang Hilang Bukan Kebahagiaan, Tapi Cara Kita Memperhatikan

Selasa, 9 Jun 2026 - 11:25 WIB