Rupiah Menguat Drastis di Google, BI Klarifikasi Salah Sistem

| PENAMARA . ID

Minggu, 2 Februari 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PENAMARA.ID – Bank Indonesia (BI) memberikan klarifikasi terkait nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mendadak muncul di Google pada angka Rp8.170,65. Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah kesalahan sistem dari Google.

“Level nilai tukar USD/IDR Rp 8.100an sebagaimana yang ada di Google bukan merupakan level yang seharusnya. Data Bank Indonesia mencatat Kurs Rp16.312 per dolar AS pada tanggal 31 Januari 2025,” kata Denny, Sabtu (1/2/2025).

BI juga menyatakan tengah berkoordinasi dengan Google Indonesia untuk mengatasi dan memperbaiki ketidaksesuaian data tersebut.

“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak Google Indonesia terkait ketidaksesuaian tersebut untuk segera dapat melakukan koreksi yang diperlukan,” ia menambahkan.

Kejadian ini sempat mengejutkan masyarakat, mengingat selisih kurs yang sangat signifikan dari nilai sebenarnya. Hingga berita ini dirilis, pihak Google belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab munculnya angka tersebut di platform mereka.

Merujuk pada data Bank Indonesia yang dirilis secara resmi, kurs jual rupiah terhadap dolar AS tercatat pada Rp16.340,30 per dolar, sementara kurs beli berada di Rp16.177,70. Selain itu, kurs JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) menunjukkan angka Rp16.312 pada penutupan perdagangan Jumat (31/1/2025).

Namun, berdasarkan pantauan laman Google pada pukul 18.18 WIB, rupiah tercatat mengalami penguatan lebih dari 50% terhadap dolar AS. Informasi ini memicu kebingungan publik hingga akhirnya diklarifikasi oleh Bank Indonesia.

Penamara Media telah berupaya mencari informasi tambahan mengenai penyebab kesalahan tersebut, tetapi hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Google maupun sumber berita lainnya.

Kesalahan ini menunjukkan pentingnya merujuk pada data resmi untuk memastikan akurasi informasi, terutama dalam isu yang sensitif seperti nilai tukar mata uang. Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan merujuk pada sumber terpercaya dalam menilai informasi terkait keuangan dan ekonomi.


Artikel Lain : Masyarakat Desa Bobo Tolak Pendirian Perusahaan Tambang IMS

Penulis : Ari Sujatmiko

Editor : Redaktur

Berita Terkait

KM Virgo Transport 8 Terbalik, GMNI Desak Audit Total Armada Tua
Purbaya Copot dari Menkeu, SEMMI Tangerang Soroti Nasib Anggaran MBG Rp240 Triliun
Bursa Ketua DPRD Kota Tangerang Memanas! Golkar Borongkan 6 Nama Kader Terbaik Ke Pusat
Bambang Pacul: Kader GMNI Jangan Ikut Arus, Pelajari Cara Berpikir Bung Karno
Mengenal Kabinet Bayangan: Oposisi Baru dari Masyarakat Sipil di Era Prabowo
Pertanyakan Anggaran Makan Bergizi Gratis, SEMMI Tangerang Minta Aparat Turun Tangan
SEMMI Tangerang Kritik Pergantian Kepala BGN, Dinilai Politik Promosi Bukan Evaluasi
Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Senayan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:34 WIB

KM Virgo Transport 8 Terbalik, GMNI Desak Audit Total Armada Tua

Senin, 14 September 2026 - 22:15 WIB

Purbaya Copot dari Menkeu, SEMMI Tangerang Soroti Nasib Anggaran MBG Rp240 Triliun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Bursa Ketua DPRD Kota Tangerang Memanas! Golkar Borongkan 6 Nama Kader Terbaik Ke Pusat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Bambang Pacul: Kader GMNI Jangan Ikut Arus, Pelajari Cara Berpikir Bung Karno

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:29 WIB

Mengenal Kabinet Bayangan: Oposisi Baru dari Masyarakat Sipil di Era Prabowo

Berita Terbaru