Baru Menjabat, Kajari Kota Tangerang Bongkar Dugaan Korupsi Sewa Pesawat Rp5,4 Miliar

| PENAMARA . ID

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Belum genap sebulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Pradhana Probo Setyarjo langsung menggarap perkara dugaan tindak pidana korupsi penyewaan pesawat terbang di tubuh PT Angkasa Pura Kargo (PT APK) yang kini berganti nama menjadi PT IAS.

Kejaksaan Negeri Kota Tangerang resmi meningkatkan status perkara tersebut dari tahap penyelidikan ke penyidikan setelah tim jaksa menemukan bukti permulaan yang dianggap cukup.

Peningkatan status hukum itu tertuang dalam Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Nomor: PRIN-410/M.6.11/Fd.2/05/2026 tertanggal Kamis (21/5/2026).

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Anak Agung Suarja Teja Buana, menjelaskan perkara bermula pada 2021 ketika PT APK menetapkan lini bisnis baru berupa charter pesawat udara. Program tersebut kemudian dimasukkan dalam Rancangan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun buku 2022.

“Pada Februari 2022, PT APK menunjuk PT WSU sebagai mitra usaha untuk mengoperasikan pesawat udara jenis Boeing 737-300,” kata Teja saat dihubungi Penamara.id Jumat (22/5/26)

Namun dalam prosesnya, jaksa menemukan fakta bahwa perusahaan yang ditunjuk sebagai mitra itu tidak memiliki sertifikasi resmi untuk mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-300.

Meski demikian, PT APK tetap melakukan pembayaran kepada PT WSU dengan total mencapai Rp5,49 miliar.

“Nyatanya, kegiatan pengoperasian pesawat Boeing 737-300 tersebut tidak pernah terealisasi alias fiktif,” ujar Teja.

Dari hasil pemeriksaan pada tahap penyelidikan, tim jaksa penyidik menemukan indikasi adanya perbuatan melawan hukum yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Dengan status perkara yang kini naik ke tahap penyidikan, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang akan mulai melakukan pemanggilan terhadap para saksi serta pengumpulan alat bukti tambahan.

“Tim penyidik Kejari Kota Tangerang akan segera melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi terkait, mengumpulkan alat bukti tambahan, serta menetapkan pihak-pihak yang paling bertanggung jawab atas kerugian keuangan negara tersebut,” tandas Teja.


Baca juga : DPRD Soroti Pungli Parkir Di Kota Tangerang, Teja Kusuma: Ini Memalukan.


Baca juga : Kepala Dishub Kota Tangerang Akui Belum Mampu Menangani Maksimal Parkir Liar


Baca juga : Pengamat Soroti Parkir Liar Didepan Puspem: Pemerintah Terlihat Kalah di Kandang Sendiri

Penulis : Ari Sujatmiko

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Kabar Baik! Pajak Kendaraan di Banten Dipotong 5 Persen, Ini Syaratnya
Catat! Festival Maulid di Tangerang Digelar 5 Hari, Ada Gunungan 3 Masjid
HMI Tangerang Tegaskan Independensi dalam Dinamika Pemilihan Ketua DPRD Kota Tangerang
Kesbangpol Satukan 91 Organisasi dalam Forum Kebangsaan Kota Tangerang
Tak Ada Hari Libur bagi Penjaga Cisadane, Saat Warga Merayakan Kemerdekaan RI
Siswa SMAN 14 Tangerang Diminta Keluar, Dosen Unis Buka Suara
Rektor UMT Dukung Asrul Haruna Maju sebagai Calon Koordinator BEM PTMAI
174 Hutan Adat Ditetapkan, tapi 135 Kasus Perampasan Wilayah Masih Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Kabar Baik! Pajak Kendaraan di Banten Dipotong 5 Persen, Ini Syaratnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Catat! Festival Maulid di Tangerang Digelar 5 Hari, Ada Gunungan 3 Masjid

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:54 WIB

HMI Tangerang Tegaskan Independensi dalam Dinamika Pemilihan Ketua DPRD Kota Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Kesbangpol Satukan 91 Organisasi dalam Forum Kebangsaan Kota Tangerang

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Tak Ada Hari Libur bagi Penjaga Cisadane, Saat Warga Merayakan Kemerdekaan RI

Berita Terbaru