Angkringan Dialektika: Membawa Pendidikan untuk Masyarakat Lewat Nongkrong

| PENAMARA . ID

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Angkringan Dialektika: persimpangan Jl. Kalipasir Indah - Sungai Cisadane Tangerang

Angkringan Dialektika: persimpangan Jl. Kalipasir Indah - Sungai Cisadane Tangerang

PENAMARA.ID – Hermawan yang bisa dipanggil Jampang baru-baru ini membuka sebuah angkringan diberi nama “Angkringan Dialektika” yang terletak di tengah-tengah Kota Tangerang tepatnya di Kampung Bekelir. Namun, angkringan ini berbeda dari angkringan pada umumnya. Selain berjualan makanan dan minuman khas, Angkringan Dialektika juga berfokus pada peningkatan pendidikan bagi masyarakat sekitar.

Salah satu program unggulan dari Angkringan Dialektika adalah bimbingan belajar (bimbel) gratis yang diadakan setiap minggu. Program ini bertujuan membantu anak-anak dan remaja yang membutuhkan tambahan pelajaran tanpa dipungut biaya sepeserpun.

“Tujuan utama saya adalah menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Jampang.

Tak hanya itu, setiap dua minggu sekali, Angkringan Dialektika juga menggelar diskusi terbuka yang mengangkat berbagai topik menarik. Diskusi ini diadakan untuk memperluas wawasan dan memperkaya pengetahuan masyarakat.

Selain bimbel dan diskusi, Jampang juga menyediakan taman baca gratis di area angkringan. Taman baca ini menawarkan berbagai koleksi buku yang dapat dinikmati oleh pengunjung sambil menikmati sajian dari angkringan.

Dengan kombinasi unik antara kuliner dan pendidikan, Angkringan Dialektika diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Jampang berharap, langkah kecil ini bisa membawa perubahan besar bagi kemajuan pendidikan di lingkungan sekitarnya.

“Kami percaya bahwa dengan menyediakan tempat untuk belajar dan berdiskusi, kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.” Tegas Jampang.


Artikel Lain : Banyak Korban Pelecehan Seksual Lingkungan Pendidikan Tidak Berani Bersuara, Kenapa?

Penulis : Pujiawan

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Kenapa Semangat Kuliah Mahasiswa Baru Cepat Sekali Menurun
“Anak Zaman Sekarang Kalau Bodoh Itu Pilihan”, Tamparan Sabrang untuk Pemuda Tangerang
OLS Grup Santuni Anak Yatim, Berikan Bantuan Tunai dan Perlengkapan Sekolah
Groupthink, Fenomena Ketika Kekompakan Malah Mengaburkan Pikiran Kritis dan Keberanian
Perempuan Disekap 3 Tahun di Bandung, GMNI STISNU Desak Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Peran Komunikasi Verbal untuk Mencegah Kesalahpahaman di Era Digital
Ketika Pertamax Tak Terjangkau Lagi, Antrean SPBU dan Kemacetan pun Mengintai
Kemiskinan Struktural Hasilkan Sandwich Generation — Terjepit Untuk Hidupi Dua Generasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Kenapa Semangat Kuliah Mahasiswa Baru Cepat Sekali Menurun

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:20 WIB

“Anak Zaman Sekarang Kalau Bodoh Itu Pilihan”, Tamparan Sabrang untuk Pemuda Tangerang

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:46 WIB

OLS Grup Santuni Anak Yatim, Berikan Bantuan Tunai dan Perlengkapan Sekolah

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:22 WIB

Groupthink, Fenomena Ketika Kekompakan Malah Mengaburkan Pikiran Kritis dan Keberanian

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:19 WIB

Perempuan Disekap 3 Tahun di Bandung, GMNI STISNU Desak Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Berita Terbaru