SEMMI Tangerang Kritik Pergantian Kepala BGN, Dinilai Politik Promosi Bukan Evaluasi

| PENAMARA . ID

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

kantor Badan Gizi Nasional (BGN) | Foto: Tribunenews.com

kantor Badan Gizi Nasional (BGN) | Foto: Tribunenews.com

Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Tangerang, Topan Bagaskara, mengkritik pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang belakangan terjadi.

Menurutnya, perubahan tersebut sulit dipahami sebagai bentuk evaluasi kinerja karena pejabat yang digantikan justru memperoleh posisi yang lebih tinggi, sementara penggantinya juga merupakan pejabat yang mendapat promosi jabatan.

Topan menilai situasi ini menunjukkan bahwa yang terjadi bukanlah pergantian kepemimpinan yang berangkat dari kebutuhan perbaikan institusi, melainkan sekadar penataan elite birokrasi di lingkaran kekuasaan.

“Ini bukan sekadar pergantian Kepala BGN, melainkan politik promosi. Yang diganti naik jabatan, dan yang menggantikan juga naik jabatan. Publik akhirnya sulit melihat di mana letak evaluasi dan akuntabilitas dalam proses ini,” ujar Topan, Selasa (2/6).

Menurutnya, pergantian pejabat publik seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan dan menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi lembaga tersebut. Namun, ketika pergantian hanya berujung pada redistribusi jabatan di antara elite yang sama, maka substansi perubahan menjadi dipertanyakan.

Topan menegaskan bahwa publik tidak membutuhkan sekadar perpindahan kursi kekuasaan, melainkan kepastian bahwa setiap pergantian dilakukan berdasarkan ukuran kinerja yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika yang terjadi hanya saling tukar posisi dan saling naik jabatan, maka publik berhak mempertanyakan apakah ini benar-benar reformasi kelembagaan atau hanya konsolidasi kekuasaan dalam kemasan birokrasi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa program strategis seperti yang dijalankan BGN membutuhkan kepemimpinan yang mampu menunjukkan hasil nyata, bukan sekadar pergantian figur yang tidak disertai penjelasan terbuka mengenai capaian, evaluasi, dan arah kebijakan ke depan.

“Negara harus menunjukkan bahwa setiap pergantian pejabat memiliki dasar yang jelas dan terukur. Jangan sampai yang terlihat oleh publik hanyalah rotasi elite, sementara pertanggungjawaban terhadap kinerja justru tidak pernah dijelaskan secara terbuka,” pungkasnya.

Artikel Lain :

Pendidikan, Outsourcing, dan MBG Jadi Sorotan dimimbar Bebas GMNI Kota Tangerang

Website DPRD Lebak Diretas, Muncul Pesan “Hentikan MBG”

Orang Tua Berhak Protes Soal Menu MBG, Teja Kusuma: Itu Uang Pajak Rakyat

 

Penulis : Nurawaliah Ramadhani [Alda]

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Senayan
Dekat Presiden Belum Tentu Sejahtera : Buruh Pilih Mayday di Jalanan
KASBI Tolak May Day di Monas, 10 Ribu Buruh Memilih Geruduk DPR
May Day 2026, KASBI Akan Kepung DPR
Gara-gara Ini, Said Iqbal Alihkan Demo Buruh dari DPR ke Monas
Ini Alasan Said Iqbal Batal Demo Besar Buruh di DPR saat May Day
Reshuffle kabinet, Prabowo Lantik 6 Pejabat di Istana Negara
Sewa Jet Rp90 Miliar Disorot, GMNI Resmi Laporkan KPU ke Kejaksaan Agung
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:38 WIB

SEMMI Tangerang Kritik Pergantian Kepala BGN, Dinilai Politik Promosi Bukan Evaluasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:27 WIB

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Senayan

Kamis, 30 April 2026 - 19:05 WIB

Dekat Presiden Belum Tentu Sejahtera : Buruh Pilih Mayday di Jalanan

Kamis, 30 April 2026 - 18:14 WIB

KASBI Tolak May Day di Monas, 10 Ribu Buruh Memilih Geruduk DPR

Kamis, 30 April 2026 - 17:57 WIB

May Day 2026, KASBI Akan Kepung DPR

Berita Terbaru