Panen Raya Jagung Hasil Inovasi dan Aplikasi Pupuk Organik.

| PENAMARA . ID

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penamara.id, Bogor – Di lereng hijau Puncak Halimun, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah berlangsung acara puncak “Panen Raya Jagung Manis” di atas lahan sekitar 3 hektar milik Chandra Bisawan.(16/01/26)

Sebelumnya sejak 11 Januari 2026 setiap hari sudah ada pemanenan secara bertahap di atas lahan tersebut. Hal ini disebabkan karena masa panen tiap pohon jagung khususnya jagung manis memang bertahap. Secara keseluruhan hasil panennya mencapai sekitar 20,an ton.

*Hasil Kolaborasi*
Pembukaan lahan ini adalah kolaborasi beberapa pihak yaitu PT. Global Timur Nusantara ( GTN) dan Ase Kae Lingko Manggarai (AK5) sebagai pengelola lahan, PT Formula TOP Indonesia (FTI) yang mensuplai dan memproduksi Pupuk Formula 100+ dan pemilik lahan Chandra Bisawan.

“Ini hasil kolaborasi beberapa pihak sebagai uji coba. Kami sebagai pengelola, yang didukung oleh produsen Pupuk Formula 100+ dan kesediaan pemilik lahan Bapak Chandra, kata Samuel, Direktur GTN.

Hal senada disampaikan Ketua AK5, Yohanes Aben. “Ini bukti nyata penggunaan pupuk Formula 100+ sangat efektif pada tanaman jagung, yang dalam tempo tiga bulan sudah bisa panen dengan hasil yang sangat baik,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu manajer pemasaran Pupuk Formula 100+, Leonardus Halim Jemadu, menjelaskan bahwa pupuk Formula 100+ sudah teruji efektif untuk meningkatkan hasil panen, tidak saja pada tanaman jagung tetap juga tanaman lainnya seperti padi, bawang, cabe, sayur-sayuran dan bahkan untuk tanaman keras. ‘Yang penting, tahu cara pemakaiannya dan tahapan-tahapannya.”

Pupuk Formula 100+, katanya, sudah digunakan di sejumlah daerah di Indonesia. Dari pengalaman para petani yang sering dijumpainya, aplikasi pupuk Formula 100+ sangat efektif untuk meningkatkan hasil dan kualitas panen serta mempercepat masa panennya.

*Doa Syukuran Panen*
Kegiatan panen dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Hadir manajemen GTN, para Pengurus AK5 dan PT Formula Top Indonesia. Acara panen raya ini diawali dengan doa bersama untuk mensyukuri atas hasil panen, kemudian dilanjutkan dengan pemanenan jagung secara massal.

“Ini bukan sekadar panen biasa, tapi momentum untuk membangun optimisme bahwa hasil pertanian apa pun jenis tanamannya dapat ditingkatkan. Saya senang, lahan saya ini bisa produktif dan bisa dimanfaat sesuai peruntukannya yakni untuk lahan pertanian,” katanya.

*Proses Penanaman*
Proses penanaman hingga panen jagung ini memakan waktu sekitar kurang lebih 90 hari. Bibit jagung varietas unggul ditanam pada pertengahan Oktober tahun lalu, dengan jarak tanam 70 × 20 cm untuk memastikan sirkulasi udara optimal.

Setelah berusia dua minggu jagung ini disirami pupuk Formula 100+ (sejenis serum) yang dicampur dengan air. Setiap satu tutup botol serum dicampur dengan 16 liter air kemudian disiramkan pada tanaman jagung. Penyemprotan dilakukan tiga kali setiap dua minggu sekali.

“Pupuk ini sangat efisien karena satu botol cukup untuk satu hektar lahan,” kata Leo.
Pupuk Formula 100+ adalah pupuk organik yang bekerja dengan cara merangsang aktivitas mikroba tanah yang meningkatkan penyerapan nutrisi, sehingga tanaman jagung tumbuh lebih cepat dan tahan terhadap hama seperti ulat grayak atau penyakit busuk batang.

“Keunggulan pupuk ini adalah 100% alami, tanpa residu kimia berbahaya.Hasil panen kali ini diborong oleh pembeli yang datang langsung ke lokasi panen. Konon, mereka adalah pengepul yang menjual kembali ke pedagang-pedagang di daerah Bogor”.

Penulis : April Julianus Daeli

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Segera Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari
Pedagang Desak Pemkab Tangerang Evaluasi Pasar Modern Sentiong
HMP Ekonomi UNESA Gelar RUMDIS Vol.1, Angkat Budaya sebagai Napas Kehidupan Masyarakat
Teknik Sidang Jadi Bekal Mahasiswa UCA, Forum Organisasi Diminta Jaga Demokrasi
Mahasiswa Soroti Dugaan Prostitusi di Sukasari, Camat Siap Koordinasi dengan Satpol PP
Usai Jadi Polemik, Camat Pasar Kemis Benarkan Anggaran Mamin Rp1,7 Miliar
OLS Grup Santuni Anak Yatim, Berikan Bantuan Tunai dan Perlengkapan Sekolah
Groupthink, Fenomena Ketika Kekompakan Malah Mengaburkan Pikiran Kritis dan Keberanian

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:27 WIB

Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Segera Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pedagang Desak Pemkab Tangerang Evaluasi Pasar Modern Sentiong

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:06 WIB

HMP Ekonomi UNESA Gelar RUMDIS Vol.1, Angkat Budaya sebagai Napas Kehidupan Masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:27 WIB

Teknik Sidang Jadi Bekal Mahasiswa UCA, Forum Organisasi Diminta Jaga Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:10 WIB

Mahasiswa Soroti Dugaan Prostitusi di Sukasari, Camat Siap Koordinasi dengan Satpol PP

Berita Terbaru

Istimewa

Penjeda

Risiko Bernama Pernikahan

Kamis, 2 Jul 2026 - 03:45 WIB