Pakai Peci Merah di Debat Perdana, Si Doel Gabungkan Seni dan Kepemimpinan

| PENAMARA . ID

Senin, 7 Oktober 2024 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Debat Perdana Pilkada DKI Jakarta di JI-Expo Kemayoran Jakarta (06/10/2024) (Sumber Gambar : mediaindonesia.com)

Debat Perdana Pilkada DKI Jakarta di JI-Expo Kemayoran Jakarta (06/10/2024) (Sumber Gambar : mediaindonesia.com)

PENAMARA.ID – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno berpenampilan nyentrik saat mengenakan baju pangsi bernuansa putih-oranye dengan kaos bertuliskan “Jakarta Menyala” di lokasi debat, JI-Expo Kemayoran Jakarta, Minggu (06/10/24).

Keduanya mengenakan baju pangsi khas Betawi dengan kaos oranye bertuliskan “Jakarta Menyala” ketika pasangan lain justru mengenakan pakaian serba putih untuk penampilan perdana di ajang adu gagasan ini.

Berbeda dengan Pramono yang mengenakan peci hitam, Doel justru memilih menggunakan peci berwarna merah. Dikutip dari laman senibudayabetawi.com, peci merah memiliki sejarah dan arti sendiri bagi warga Betawi.

Dalam laman tersebut, dituliskan bahwa peci merah biasa digunakan oleh para jawara dan juga penggiat seni budaya. Para jawara pada akhir 1930-an dianggap sebagai orang yang hebat dan jago bertarung.

Pemakaian peci merah juga dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintah kolonial pada saat itu.

Saat ini, peci merah khas Betawi dimaknai tidak hanya untuk keserasian pakaian, tetapi juga dipakai pada saat seseorang ingin melakukan hal-hal yang serius.

Menurut pasangan calon Rano, yakni Pramono Anung pemilihan pakaian itu tidak terlalu eksklusif lantaran sudah pernah dipakai saat pendaftaran Pilkada ke KPU DKI Jakarta.

“Iya. Saya pakai pakaian saat pendaftaran ini, saya pakai lagi,” kata Pramono, Minggu.

Sementara itu, Ketua Front Rakyat Jakarta (Forja) menyampaikan bahwa konteks ini sesuai dengan tema SDM.

“Sesuai tema yaitu SDM, karena SDM berkaitan dengan budaya”, Ucap Kiki.

Kiki juga menyampaikan bahwa hal ini bukan hal baru, karena bang Doel identik dengan budaya betawi karena seniman yang mengangkat tema anak Betawi.

“Bukan hal baru kalau bang Doel memakai pakaian khas Betawi, karena beliau ini seniman sekaligus penulis yang menggangkat dan membintangi film anak Betawi”, Tambah Kiki.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menggelar debat pertama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada DKI Jakarta 2024 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (06/10/24) malam.

Peserta debat tersebut adalah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

Penulis : Dimas

Editor : Dicky Ardian Ginting

Berita Terkait

Bambang Pacul: Kader GMNI Jangan Ikut Arus, Pelajari Cara Berpikir Bung Karno
Mengenal Kabinet Bayangan: Oposisi Baru dari Masyarakat Sipil di Era Prabowo
Pertanyakan Anggaran Makan Bergizi Gratis, SEMMI Tangerang Minta Aparat Turun Tangan
Alasan Tarif Transjabodetabek Naik, Subsidi APBD Jakarta Sudah Terlalu Besar
SEMMI Tangerang Kritik Pergantian Kepala BGN, Dinilai Politik Promosi Bukan Evaluasi
Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Senayan
Dekat Presiden Belum Tentu Sejahtera : Buruh Pilih Mayday di Jalanan
KASBI Tolak May Day di Monas, 10 Ribu Buruh Memilih Geruduk DPR

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Bambang Pacul: Kader GMNI Jangan Ikut Arus, Pelajari Cara Berpikir Bung Karno

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:29 WIB

Mengenal Kabinet Bayangan: Oposisi Baru dari Masyarakat Sipil di Era Prabowo

Senin, 8 Juni 2026 - 21:33 WIB

Pertanyakan Anggaran Makan Bergizi Gratis, SEMMI Tangerang Minta Aparat Turun Tangan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:04 WIB

Alasan Tarif Transjabodetabek Naik, Subsidi APBD Jakarta Sudah Terlalu Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:38 WIB

SEMMI Tangerang Kritik Pergantian Kepala BGN, Dinilai Politik Promosi Bukan Evaluasi

Berita Terbaru

Ilustrasi: CapstoneFi.com / Tyler Stone

Sosial

Ketika Viral Mengalahkan Etika Kreator Konten

Selasa, 18 Agu 2026 - 02:25 WIB