Insiden kericuhan yang terjadi di kawasan Sopo Sanggar, Kadu Agung, Tigaraksa, mendapat respon cepat dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang di bawah komando Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada.
Langka sigap aparat kepolisian tersebut menuai apresiasi dari masyarakat dan mahasiswa setempat. A.N. Khoirul Ulum, aktivis dari Persatuan Mahasiswa Tangerang (Permata), menyampaikan pujian atas tindakan cepat yang dilakukan Kapolresta dan jajaran.
Menurutnya, kehadiran aparat di tengah situasi yang memanas menjadi wajud nyata komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Lengka sigap yang dilakukan aparat kepolisian menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya warga Kadu Agung,” ujar Khoirul dalam pernyataan nya kepada PENAMARA.
Tindakan cepat tersebut dinilai mampu meredam potensi konflik yang lebih besar serta mencegah dampak sosial yang dapat mengganggu aktivitas dan ketenteraman warga. Permata menilai ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga cerminan fungsi kepolisian sebagai pengayom masyarakat.
Kehadiran aparat yang cepat dan terukur disebut berhadil menghentikan eskalasi sebelum konflik berkembang lebih jau dan meresahkan warga sekitar.
Lebih lanjut, Khorirul menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia berharap sinergi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga terus diperkuat demi menjaga situasi kondusif di Kabupaten Tangerang.
“Sebagai bagian dari masyarakat sipil, kami berharap sinergi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen warga terus diperkuat agar situasi kondusif di Kabupaten Tangerang tetap terjaga,” tambahnya.
Pernyataan ini turut menjadi pengingat bahwa stabilitas daerah tidak berdiri sendiri, melainkan tumbuh dari kolabirasi aktif antara institusi keamanan dan masyarakat luas. Permata mendorong seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang damai dan harmonis demi kepentingan bersama.
Artikel Lain :
MenHAM Natalius Pigai: Pelarangan Nobar Film Harus Melalui Keputusan Pengadilan
Utang RI Nyaris Rp10 Ribu Triliun, Pemerintah bilang: “Memangnya Kenapa?”
UPTD PPA Tangerang Dampingi Korban Asusila Cipondoh Sejak 27 April
Penulis : Ginanjar Putro Wicaksono
Editor : Redaktur




![Pembubaran Nobar [Nonton Bareng] Film Pesta Babi oleh Aparat yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate bersama Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) | Gambar : TimesMalut.com](https://penamara.id/wp-content/uploads/2026/05/3a0e1c68-d768-4d67-939f-2285b0561ff4-225x129.jpeg)

