Warga Curhat Banjir hingga Angkot Tak Masuk RW Saat Reses DPRD Kota Tangerang Anggiat Sitohang

| PENAMARA . ID

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi III Fraksi Partai NasDem, Anggiat Sitohang, turun langsung menyerap aspirasi warga dalam reses kedua di RW 14, Kecamatan Cibodas, Sabtu (28/3/2026). Pertemuan berlangsung hangat namun sarat keluhan—dari banjir hingga minimnya akses transportasi umum.

Sejak awal kegiatan, warga tampak antusias menyampaikan berbagai persoalan lingkungan. Isu banjir menjadi sorotan utama. Genangan air yang kerap muncul saat hujan deras disebut makin parah karena sistem drainase yang belum optimal.

“Kalau hujan deras, air cepat naik dan lama surut,” keluh salah satu warga saat dilokasi.

Tak hanya banjir, warga juga menyinggung soal akses transportasi. Angkutan kota Si Benteng dinilai belum menjangkau wilayah RW 14. Kondisi ini membuat mobilitas warga terbatas, terutama bagi pelajar dan pekerja yang mengandalkan transportasi umum.

Menanggapi keluhan tersebut, Anggiat memastikan seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait. Ia menegaskan, persoalan banjir menjadi perhatian serius pemerintah.

“Untuk penanganan jangka panjang, Pemkot Tangerang sudah membebaskan lahan seluas 1,6 hektare di Jalan Dharmawangsa. Di lokasi itu akan dibangun embung untuk mengurangi risiko banjir,” ujar Anggiat.

Ia menekankan, reses bukan sekadar formalitas, melainkan jembatan antara kebutuhan warga dan kebijakan pemerintah.

“Kami ingin setiap aspirasi yang disampaikan tidak berhenti di sini. Harus diperjuangkan sampai terealisasi sesuai kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Ketua RW 14, Subandi, mengapresiasi kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat. Menurutnya, forum reses menjadi ruang penting bagi warga untuk menyuarakan persoalan secara langsung.

“Ini bentuk perhatian nyata. Kami berharap keluhan warga, terutama soal banjir dan infrastruktur seperti trotoar, bisa segera ditindaklanjuti,” kata Subandi.

Penulis : Sujatmiko

Berita Terkait

Usut Tuntas Kasus Kematian Pelajar Rumpin; HMR Tagih Keadilan
Dipangkas Rp402 Miliar, DPRD Tangerang Putar Otak Jaga Napas Fiskal Daerah
Waterway Terlupakan di Sungai Cisadane: Dermaga Apung Tidak berguna yang Kini Menjadi Daratan
Di Usia 30 Tahun Otonomi, Tangerang Pastikan Anggaran Menyentuh Masyarakat
Pegawai SPPG Kabupaten Serang Dursila Bocah SD
“Saya Ditarik dan Diinjak”: Ibu Yuli, Sengketa Tanah, dan Bentrok di Rawa Bokor
Aset Diperebutkan, Bentrok Warga dan Aparat Terjadi di Rawa Bokor
Gelombang Solidaritas HMR untuk Pelajar Korban Tambang Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:22 WIB

Usut Tuntas Kasus Kematian Pelajar Rumpin; HMR Tagih Keadilan

Rabu, 29 April 2026 - 14:31 WIB

Dipangkas Rp402 Miliar, DPRD Tangerang Putar Otak Jaga Napas Fiskal Daerah

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Waterway Terlupakan di Sungai Cisadane: Dermaga Apung Tidak berguna yang Kini Menjadi Daratan

Senin, 27 April 2026 - 22:02 WIB

Di Usia 30 Tahun Otonomi, Tangerang Pastikan Anggaran Menyentuh Masyarakat

Sabtu, 25 April 2026 - 19:16 WIB

Pegawai SPPG Kabupaten Serang Dursila Bocah SD

Berita Terbaru

Nasional

May Day 2026, KASBI Akan Kepung DPR

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:57 WIB