Rumah Doa Oikumene Harap Airin-Ade dan Mad Romli-Irvansyah Jaga Kaum Minoritas Agama

| PENAMARA . ID

Rabu, 13 November 2024 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Doa Oikumene lakukan kegiatan doa bersama untuk Pilkada 2024 damai (13/11/2024)

Rumah Doa Oikumene lakukan kegiatan doa bersama untuk Pilkada 2024 damai (13/11/2024)

PENAMARA.ID | Kabupaten Tangerang — Rabu, 13 November 2024, Rumah Doa Oikumene menggelar doa bersama untuk kesuksesan Pilkada baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Acara ini juga mendoakan kemenangan Airin-Ade dan Mad Romli-Irvansyah di 27 November nanti.

Rumah Doa Oikumene ini merupakan persekutuan dari umat Kristen dan Persekutuan Gereja-Gereja di wilayah Banten. Pelaksanaan kegiatan ini, Martua Nainggolan, menyampaikan harapan dari Persekutuan ini, agar kaum minoritas dapat damai beribadah dimulai dengan damai Pilkada.

Rumah Doa Oikumene
Martua Nainggolan, Inisiator Rumah Doa Oikumene gelar Persekutuan Doa (13/11).

“Pada prinsipnya kami sebagai umat Kristiani di Banten berharap dan mendoakan supaya keberhasilan Pilkada terlaksana dengan damai, kami pun menaruh harapan tersebut kepada pasangan Airin-Ade dan Mad Romli-Irvansyah” ungkap Martua saat diwawancarai, Rabu (13/11).

“Kami pun mengundang dalam Persekutuan Doa ini para Gembala Tuhan, para pemuka agama Kristen untuk mendoakan lancarnya Pilkada di Provinsi Banten, juga khususnya Pilkada di Kabupaten Tangerang,” lanjutnya.

“Tentunya masyarakat Kristen akan memilih pemimpin yang layak berdasarkan nurani kami.” Tutup Martua yang juga mantan politisi Hanura.

Pendeta Yusuf Purba menyampaikan hal yang senada dengan Martua bahwa umat Kristiani akan memilih pemimpin yang toleran, dan memperhatikan apa yang jadi kekuatiran umat Kristiani saat ini.

“Dari Airin-Ade dan Mad Romli-Irvansyah kami melihat kiprah keberpihakan terhadap masyarakat, toleransi umat beragama dan perhatian terhadap kami yang minoritas membuat kami menjatuhkan pilihan pada mereka” ujar pendeta Yusuf (13/11).

Beliau juga harapan agar para calon dapat menjaga keamanan dan kesatuan masyarakat, berpihak terhadap kepentingan umum, serta menjaga kaum minoritas dalam kegiatan beragama saat memimpin kedepannya.

“Tentunya harapannya kebijakan-kebijakan yang diambil berpihak kepada kepentingan masyarakat, menyejahterakan masyarakat, membuat masyarakat bisa ‘unity’ tidak terpecah-pecah, ketertiban keamanan di Provinsi Banten terjaga,” jelas pendeta Yusuf.

Meski beberapa Kabupaten/Kota di Banten masuk dalam indeks intoleransi yang tinggi di tahun 2023, kaum Kristiani di Banten percaya kota-kota lain mampu menjadi pengaruh agar toleransi yang tinggi terwujud.


Artikel Lain : PII Wilayah Jakarta Gelar Kursus Pendidikan Pemandu Pra Batra dan Maullim, serta Latihan Manajemen Dasar

Penulis : Devis Mamesah

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Usai Jadi Polemik, Camat Pasar Kemis Benarkan Anggaran Mamin Rp1,7 Miliar
Lansia Meninggal Diduga Terlantar, Aktivis Kritik Keras Camat dan Dinsos
Segel PT ESA Jaya Putra Diminta Tetap Terkunci, DPRD Kota Tangerang: Izin Belum Lengkap
Coffeshop yang Biasanya Dipakai Nongkrong, Di Tangerang Bung Karno Kembali Dibicarakan
Gesuri Terpilih Pimpin GAMKI Kota Tangerang, Siap Satukan Potensi Pemuda Kristen
Anggaran Makan-Minum Rp1,7 Miliar di Kecamatan Pasar Kemis Dipertanyakan
Perusahaan Pengolah Limbah B3 Disorot Usai Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai
Anggaran Sewa Mobil Pejabat Kota Tangerang Disorot, Dugaan Monopoli Vendor Mencuat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:09 WIB

Usai Jadi Polemik, Camat Pasar Kemis Benarkan Anggaran Mamin Rp1,7 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:10 WIB

Lansia Meninggal Diduga Terlantar, Aktivis Kritik Keras Camat dan Dinsos

Senin, 22 Juni 2026 - 14:06 WIB

Coffeshop yang Biasanya Dipakai Nongkrong, Di Tangerang Bung Karno Kembali Dibicarakan

Senin, 22 Juni 2026 - 11:53 WIB

Gesuri Terpilih Pimpin GAMKI Kota Tangerang, Siap Satukan Potensi Pemuda Kristen

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:04 WIB

Anggaran Makan-Minum Rp1,7 Miliar di Kecamatan Pasar Kemis Dipertanyakan

Berita Terbaru