PJ Gubernur Berpotensi Terseret Kasus Komisi Informasi Banten

| PENAMARA . ID

Senin, 22 Juli 2024 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PENAMARA.ID | Banten – Koalisi Masyarakat Sipil Banten (KMSB) angkat suara terkait adanya keganjilan dalam proses seleksi Komisi Informasi Banten yang melibatkan ketua DPRD Kota Tangerang Andra Soni dan PJ Gubernur Banten Al Mukhtabar.

Hal itu disampaikan oleh Uday selaku Presidium Koalisi Masyarakat Sipil Banten, Menurutnya, Jika PJ Gubernur memaksakan diri untuk melantik komisioner Komisi Informasi yang diumumkan dan ditandatangani oleh Andra Soni selaku Ketua DPRD Provinsi Banten.

“Persoalan Ini Akan melebar, PJ Gubernur bisa terseret karena pastinya akan ada gugatan terkait pengumuman Komisi Informasi Banten yang merugikan banyak pihak,” Kata Uday melalui pesan Whatsapp pada senin, 22 Juli 2024.

Lebih lanjut, Uday mengungkapkan bahwa, pelantikan tersebut hanya menambah masalah, hal itu dikarenakan akan adanya uang rakyat yang dihambur-hamburkan dari proses Fit And Proper Test.

“Kalau dia (PJ Gubernur Banten) memaksakan kehendak dan terjadi gugatan, pelantikan ini hanya akan menghamburkan uang rakyat,” tegasnya Kepada Wartawan.

Selain Itu, kata Uday, alasan perubahan hasil UKK Oleh Andra Soni selaku Ketua DPRD Banten tidak substansial, itu dikarenakan anggota Komisi Informasi Banten 2015-2019 tidak ada yang berasal dari unsur pemerintah.

“Sebenarnya simpel, tinggal tunjuk saja salah satu orang dari peringkat lima berdasarkan hasil UKK Komisi 1, bukan malah menambah 1 yang diputuskan sendiri,” Tutupnya.

Sebelumnya, diberitakan kegaduhan dalam proses Komisi Informasi Banten yang disorot oleh Organisasi Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Tangerang, terkait dengan keputusan yang diambil oleh Andra Soni Ketua DPRD Provinsi Banten.

Artikel Lain :

Terkait Hasil Pengumuman UKK Komisi Informasi Andra Soni Dituding Maladministrasi

Penulis : Topan Bagaskara

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Lansia Meninggal Diduga Terlantar, Aktivis Kritik Keras Camat dan Dinsos
Segel PT ESA Jaya Putra Diminta Tetap Terkunci, DPRD Kota Tangerang: Izin Belum Lengkap
Coffeshop yang Biasanya Dipakai Nongkrong, Di Tangerang Bung Karno Kembali Dibicarakan
Gesuri Terpilih Pimpin GAMKI Kota Tangerang, Siap Satukan Potensi Pemuda Kristen
Anggaran Makan-Minum Rp1,7 Miliar di Kecamatan Pasar Kemis Dipertanyakan
Perusahaan Pengolah Limbah B3 Disorot Usai Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai
Anggaran Sewa Mobil Pejabat Kota Tangerang Disorot, Dugaan Monopoli Vendor Mencuat
Rapimnas PII 2026 di Tangerang, Konsolidasi Nasional Pelajar Islam Hadapi Tantangan Zaman

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:10 WIB

Lansia Meninggal Diduga Terlantar, Aktivis Kritik Keras Camat dan Dinsos

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:47 WIB

Segel PT ESA Jaya Putra Diminta Tetap Terkunci, DPRD Kota Tangerang: Izin Belum Lengkap

Senin, 22 Juni 2026 - 14:06 WIB

Coffeshop yang Biasanya Dipakai Nongkrong, Di Tangerang Bung Karno Kembali Dibicarakan

Senin, 22 Juni 2026 - 11:53 WIB

Gesuri Terpilih Pimpin GAMKI Kota Tangerang, Siap Satukan Potensi Pemuda Kristen

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:04 WIB

Anggaran Makan-Minum Rp1,7 Miliar di Kecamatan Pasar Kemis Dipertanyakan

Berita Terbaru