Pemimpin yang Menjadi Pedoman

| PENAMARA . ID

Minggu, 3 November 2024 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Raka Fahri Ramdan dan Bunga Sri Rizki

PENAMARA.ID – Pemimpin adalah seseorang yang mengatur jalannya sebuah kelompok,organisasi, atau sebuah perkumpulan, pemimpin selalu sejalan dengan visi misi yang sudah ada didalam sebuah kelompok.

Dalam beberapa kesempatan, seorang pemimpin harus siap berkorban untuk anggotanya, seperti serigala yang selalu melindungi kelompoknya, begitu juga pemimpin yang harus bisa melindungi kelompoknya.

Seorang pemimpin harus bisa memiliki prinsip yang bersinergi dan kolaboratif antara dirinya dengan anggotanya, maka daripada itu diperlukannya seorang pemimpin yang dapat berbaur dengan anggota serta organisasi di dalam maupun di luar lingkup organisasi tersebut.

Masih banyak pemimpin yang menyepelekan tugasnya serta selalu memegang prinsip pemimpin adalah seseorang yang memiliki jabatan tinggi, hal ini menyebabkan seorang pemimpin tidak mampu menerima sebuah kritik dan juga saran dari orang lain.

Maka dengan kendala kendala seperti ini, kami selalu belajar dari sebuah pengalaman yang kamu dapatkan di hmj keperawatan stikes widya dharma husada Tangerang. disini kami belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin yang adil, bijaksana, dan berintegritas.

Penulis : Raka Fahri Ramdan dan Bunga Sri Rizki

Editor : Ari Sujatmiko

Berita Terkait

“Eat The Rich” Sebab yang Dimakan Selama Ini Justru Orang Miskin
Logika Machiavelli Menguasai Demokrasi Indonesia
Bahaya Tersembunyi di Balik Revisi UU Polri bagi Demokrasi
Kolam Keruh Kebohongan dan Masyarakat yang Berhenti Peduli pada Kebenaran
Soekarno dan Seni Menjelaskan Indonesia dengan Bahasa yang Dipahami Rakyat
Jangan Gaduh Karena Banpres, Ibadah Kurban Seharusnya Membawa Kebahagiaan
Dialektika Ketimpangan: Antara Akumulasi Modal Marxian dan Pengkhianatan Amanat Marhaenisme
Spanduk Minta Maaf UGM Sebagai Simbol Keberanian atau Romantisme Perlawanan yang Steril?

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:45 WIB

Logika Machiavelli Menguasai Demokrasi Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:23 WIB

Bahaya Tersembunyi di Balik Revisi UU Polri bagi Demokrasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:38 WIB

Kolam Keruh Kebohongan dan Masyarakat yang Berhenti Peduli pada Kebenaran

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:16 WIB

Soekarno dan Seni Menjelaskan Indonesia dengan Bahasa yang Dipahami Rakyat

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:02 WIB

Jangan Gaduh Karena Banpres, Ibadah Kurban Seharusnya Membawa Kebahagiaan

Berita Terbaru