BBM Nonsubsidi Melonjak: Pertamax Turbo Tembus Rp19.400

| PENAMARA . ID

Minggu, 19 April 2026 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali terjadi di tengah dinamika harga energi global. Penyesuaian ini merujuk pada formula yang telah ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Formula tersebut selaras dengan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi, seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang mulai berlaku Sabtu, 18 April 2026. Kebijakan ini tercantum dalam pembaruan harga di situs resmi perusahaan.

Di wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo per 18 April 2026 tercatat naik menjadi Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter pada 1 April 2026. Kenaikan serupa juga terjadi pada Dexlite yang kini dibanderol Rp23.600 per liter, dari sebelumnya Rp14.200 per liter. Adapun Pertamina Dex naik menjadi Rp23.900 per liter, dari harga sebelumnya Rp14.500 per liter.

Penyesuaian harga ini tidak hanya berlaku di ibu kota, tetapi juga terjadi di berbagai provinsi lain dengan besaran yang mengikuti ketentuan masing-masing wilayah.

Sementara itu, harga BBM jenis bensin beroktan lebih rendah relatif tidak berubah. Pertamax (RON 92) masih dipertahankan di angka Rp12.300 per liter, sedangkan Pertamax Green berada pada kisaran Rp12.900 per liter.

Untuk BBM bersubsidi, pemerintah bersama Pertamina masih menahan harga agar tetap stabil. Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter, tanpa mengalami perubahan.

Seperti dikutip dari Antara, masyarakat dapat memantau pembaruan harga BBM melalui aplikasi MyPertamina. Dalam keterangan resminya, Pertamina menyatakan bahwa perubahan harga BBM umum dilakukan dengan mengacu pada formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran untuk jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Penulis : Pujiawan

Editor : Redaktur

Berita Terkait

JK Meledak: “Kasih Tahu Semua Termul, Jokowi Jadi Presiden karena Saya”
GMNI Bongkar Dugaan Penyimpangan di Balik Jet Pribadi KPU Rp90 Miliar
Aktivis KontraS Jadi Korban Siraman Air Keras, Mahasiswa Tangerang Siap Turun Aksi Solidaritas
Kematian Aktivis Buruh Ermanto Usman Picu Sorotan terhadap Pengelolaan JICT
Di Bawah Bayang-Bayang Rezim Prabowo dan Rule of Law yang Tersandera
Makan Bergizi Gratis yang Tak Pernah Bergizi dan Gratis; Proyek Bengis Pemerintahan Prabowo-Gibran
Kenaikan Anggaran Program MBG; Urgensi atau Ambisi Belaka?
Rakyat yang Menanggung, Negara yang Menghitung

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 02:39 WIB

JK Meledak: “Kasih Tahu Semua Termul, Jokowi Jadi Presiden karena Saya”

Minggu, 19 April 2026 - 02:09 WIB

BBM Nonsubsidi Melonjak: Pertamax Turbo Tembus Rp19.400

Rabu, 15 April 2026 - 22:29 WIB

GMNI Bongkar Dugaan Penyimpangan di Balik Jet Pribadi KPU Rp90 Miliar

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:25 WIB

Aktivis KontraS Jadi Korban Siraman Air Keras, Mahasiswa Tangerang Siap Turun Aksi Solidaritas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:57 WIB

Kematian Aktivis Buruh Ermanto Usman Picu Sorotan terhadap Pengelolaan JICT

Berita Terbaru

Global

Hormuz Ditutup Lagi, Iran Tantang Blokade AS

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:16 WIB

Nasional

BBM Nonsubsidi Melonjak: Pertamax Turbo Tembus Rp19.400

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:09 WIB