GMNI Soroti Temuan BPK: Anggaran Inspektorat Lebak Bermasalah, Integritas Pengawasan Dipertanyakan

| PENAMARA . ID

Selasa, 1 Juli 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kontributor : Kodir Bayu

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lebak melontarkan kritik tajam terhadap Inspektorat Kabupaten Lebak menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran lembaga tersebut. Fajar Nurseha selaku Bidang advokasi dan kajian strategis menilai, temuan tersebut menjadi ironi serius bagi lembaga yang seharusnya menjadi ujung tombak pengawasan internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Bagaimana mungkin lembaga yang diberi mandat untuk mengawasi jalannya pemerintahan justru menjadi bagian dari persoalan? Ini bukan hanya mencederai semangat reformasi birokrasi, tapi juga menciptakan preseden buruk dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” tegas Fajar dalam pernyataan resminya.

Fajar memandang bahwa temuan BPK tidak dapat dipandang sebagai kekeliruan administratif semata, melainkan berpotensi mengindikasikan adanya kelemahan mendasar dalam sistem pengendalian internal pemerintahan daerah. Menurut Fajar, hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas dan integritas hasil pengawasan Inspektorat terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

“Jika Inspektorat sendiri tidak mampu mengelola anggarannya secara tertib dan akuntabel, bagaimana masyarakat bisa percaya pada hasil pengawasannya terhadap OPD lain? Ini situasi yang sangat mengkhawatirkan,” ujar Fajar.

Menanggapi hal itu, DPC GMNI Lebak mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Inspektorat, serta membuka hasil temuan BPK kepada publik secara transparan. DPC GMNI Lebak juga menegaskan perlunya tindakan tegas jika ditemukan indikasi penyimpangan yang merugikan keuangan daerah.

Tak hanya eksekutif, DPC GMNI Lebak juga mendorong DPRD Lebak untuk menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Lembaga legislatif dinilai harus segera memanggil pihak Inspektorat dan meminta penjelasan terbuka melalui forum rapat dengar pendapat.

“Ini bukan sekadar laporan tahunan yang bisa dilewati begitu saja. Ini momentum penting bagi semua elemen pemerintahan untuk menunjukkan komitmen nyata terhadap transparansi dan akuntabilitas,” tegas Fajar.

Fajar menutup pernyataannya dengan menyerukan kepada masyarakat sipil dan media untuk terus mengawal isu ini, agar tidak berhenti hanya pada polemik, melainkan menjadi pintu masuk pembenahan sistemik terhadap praktik tata kelola pemerintahan di Kabupaten Lebak.

Penulis : Kodir Bayu

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Dipangkas Rp402 Miliar, DPRD Tangerang Putar Otak Jaga Napas Fiskal Daerah
Waterway Terlupakan di Sungai Cisadane: Dermaga Apung Tidak berguna yang Kini Menjadi Daratan
Di Usia 30 Tahun Otonomi, Tangerang Pastikan Anggaran Menyentuh Masyarakat
Pegawai SPPG Kabupaten Serang Dursila Bocah SD
“Saya Ditarik dan Diinjak”: Ibu Yuli, Sengketa Tanah, dan Bentrok di Rawa Bokor
Aset Diperebutkan, Bentrok Warga dan Aparat Terjadi di Rawa Bokor
Gelombang Solidaritas HMR untuk Pelajar Korban Tambang Ilegal
10 KUA di Kota Tangerang Belum Layak, Terkendala Status Lahan Pemda

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:31 WIB

Dipangkas Rp402 Miliar, DPRD Tangerang Putar Otak Jaga Napas Fiskal Daerah

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Waterway Terlupakan di Sungai Cisadane: Dermaga Apung Tidak berguna yang Kini Menjadi Daratan

Senin, 27 April 2026 - 22:02 WIB

Di Usia 30 Tahun Otonomi, Tangerang Pastikan Anggaran Menyentuh Masyarakat

Jumat, 24 April 2026 - 19:43 WIB

“Saya Ditarik dan Diinjak”: Ibu Yuli, Sengketa Tanah, dan Bentrok di Rawa Bokor

Jumat, 24 April 2026 - 19:31 WIB

Aset Diperebutkan, Bentrok Warga dan Aparat Terjadi di Rawa Bokor

Berita Terbaru

Foto: Tribrata News-Polri

Opini

Antara Kepatuhan dan Kesadaran; Dilema Risiko di Indonesia

Selasa, 28 Apr 2026 - 00:16 WIB

Nasional

Reshuffle kabinet, Prabowo Lantik 6 Pejabat di Istana Negara

Senin, 27 Apr 2026 - 19:38 WIB