Rencana Pemekaran Tangerang Utara Memisahkan Diri Dari Kabupaten Tangerang Didukung Senator DPD RI Dapil Banten.

| PENAMARA . ID

Kamis, 10 Juli 2025 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi BAPEDA bersama Senator DPD RI di ruang rapat DPD RI pada Rabu, 9 Juli 2025.

Audiensi BAPEDA bersama Senator DPD RI di ruang rapat DPD RI pada Rabu, 9 Juli 2025.

Upaya Tim Badan Pemekaran Daerah (BAPEDA) Tangerang Utara untuk memisahkan diri dari Kabupaten Tangerang terus mendapatkan dukungan yang signifikan. Kali ini, dukungan tersebut datang dari Senator DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Banten, Habib Ali Alwi Bin Thohir Al Husainy.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Habib Ali Alwi dalam sebuah audiensi yang berlangsung di ruang rapat DPD RI pada Rabu, 9 Juli 2025. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan, “Sudah lama saya menunggu anak-anak muda dari Tangerang Utara yang serius ingin memajukan daerahnya melalui pemekaran. Alhamdulillah, hari ini mereka datang langsung untuk menyampaikan aspirasi.”

Senator Banten yang telah terpilih selama tiga periode ini memberikan dukungan penuh terhadap langkah BAPEDA yang tengah melakukan kajian dan tahapan untuk pemekaran daerah. Menurutnya, tidak ada satu pun daerah yang memisahkan diri dan kemudian mengalami kemunduran ekonomi. “Saya merestui dan mendukung langkah Tim BAPEDA untuk mekar dari Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Dengan total 9 kecamatan yang terdiri dari 84 desa dan 6 kelurahan, serta jumlah penduduk mencapai 899.932 jiwa dan luas wilayah 331,82 km², pemekaran Tangerang Utara dinilai sangat memungkinkan. Habib Ali menambahkan, “Secara administratif, jarak ke ibu kota (Puspemkab Tangerang) sangat jauh. Jika terkena macet, perjalanan bisa memakan waktu hingga 2 jam.”

Sementara itu, Ketua Tim BAPEDA Tangerang Utara, Prayogo Ahmad Zaidi, menjelaskan bahwa kedatangannya untuk menemui Senator Banten merupakan langkah serius dalam mewujudkan terbentuknya Tangerang Utara. “Habib Ali bukan hanya anggota DPD, tetapi juga merupakan tokoh kunci dalam pembentukan Provinsi Banten yang sebelumnya merupakan bagian dari Jawa Barat, serta pendiri Kota Tangerang Selatan,” ungkap Prayogo.

“Kami (BAPEDA) ingin mendirikan Tangerang Utara sesuai dengan harapan masyarakat dan dukungan para tokoh. Kedatangan kami ke sini adalah bentuk keseriusan kami,” tambahnya.

Prayogo juga mengungkapkan bahwa tim telah dibentuk dari tingkat kecamatan hingga desa. Ke depan, BAPEDA berencana untuk meminta dukungan dan persetujuan dari legislatif terkait terbentuknya Tangerang Utara. “Kami akan segera bertemu dengan berbagai stakeholder, termasuk kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” pungkasnya.

Dengan dukungan yang terus mengalir, harapan untuk pemekaran Tangerang Utara semakin menguat, membawa angin segar bagi masyarakat yang mendambakan kemajuan dan kemandirian daerah.

Untuk diketahui, 9 Kecamatan yang diusulkan masuk ke dalam wilayah Tangerang Utara yaitu: Kecamatan Kosambi, Kecamatan Teluknaga, Kecamatan Pakuhaji, Kecamatan Sepatan, Kecamatan Sepatan Timur, Kecamatan Sukadiri, Kecamatan Mauk, Kecamatan Kemiri dan Kronjo.

Penulis : Ade Maulana

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Anggaran Makan-Minum Rp1,7 Miliar di Kecamatan Pasar Kemis Dipertanyakan
Perusahaan Pengolah Limbah B3 Disorot Usai Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai
Anggaran Sewa Mobil Pejabat Kota Tangerang Disorot, Dugaan Monopoli Vendor Mencuat
Rapimnas PII 2026 di Tangerang, Konsolidasi Nasional Pelajar Islam Hadapi Tantangan Zaman
GMNI FMIPA UNESA Soroti Dampak Kenaikan Harga Pertamax pada Diskusi Publik #KamisMarhaenis
Wali Kota Tangerang Tinjau BPJS Cimone: Pastikan Layanan Makin Mudah
HMR Siap Jadi Kontrol Sosial Kawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Rumpin
Camat Batuceper Antar Langsung Anak Terlantar ke Dinas Sosial

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:04 WIB

Anggaran Makan-Minum Rp1,7 Miliar di Kecamatan Pasar Kemis Dipertanyakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:39 WIB

Perusahaan Pengolah Limbah B3 Disorot Usai Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:27 WIB

Anggaran Sewa Mobil Pejabat Kota Tangerang Disorot, Dugaan Monopoli Vendor Mencuat

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:00 WIB

Rapimnas PII 2026 di Tangerang, Konsolidasi Nasional Pelajar Islam Hadapi Tantangan Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:36 WIB

GMNI FMIPA UNESA Soroti Dampak Kenaikan Harga Pertamax pada Diskusi Publik #KamisMarhaenis

Berita Terbaru