Ribuan warga memadati Stadion Mini Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Senin (27/7/2026) malam, untuk menyaksikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXV Tingkat Kota Tangerang. Perhelatan tahunan yang diikuti kafilah dari 13 kecamatan itu menjadi momentum memperkuat syiar Al-Qur’an sekaligus menegaskan target Kota Tangerang meraih prestasi tertinggi pada MTQ tingkat Provinsi Banten tahun depan.
Pembukaan MTQ dihadiri Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Wali Kota Maryono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, tokoh agama, serta ribuan masyarakat. Rangkaian acara diawali pawai ta’aruf 13 kafilah, diikuti pertunjukan seni Islami dan ditutup pesta kembang api yang menyemarakkan suasana.
Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan wahana pembinaan generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlak.
“MTQ merupakan momentum untuk mengagungkan kalam Ilahi, memperkuat syiar Islam, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat,” ujar Sachrudin.
MTQ XXV mengusung tema Bersama Meraih Prestasi. Menurut Sachrudin, prestasi yang ingin diwujudkan bukan hanya keberhasilan menjadi juara, tetapi juga lahirnya generasi yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, melainkan juga pembangunan karakter masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong pembinaan sumber daya manusia yang religius, produktif, dan berdaya saing.
Pada kesempatan itu, Sachrudin juga menyampaikan optimisme terhadap peningkatan prestasi Kota Tangerang di ajang MTQ Provinsi Banten. Setelah dalam beberapa tahun terakhir mampu memperbaiki peringkat hingga menjadi juara kedua pada MTQ tingkat Provinsi Banten, ia menargetkan Kota Tangerang dapat meraih gelar juara umum pada penyelenggaraan berikutnya.
“Saya berharap tahun depan, dengan semangat kebersamaan, Kota Tangerang dapat menjadi juara umum di tingkat Provinsi Banten bahkan Nasional,” katanya.
Sachrudin mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan MTQ sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, bukan semata mengejar kemenangan. Ia juga meminta dewan hakim menjalankan tugas secara objektif, profesional, dan berintegritas sehingga mampu menghasilkan peserta terbaik untuk mewakili Kota Tangerang di tingkat provinsi maupun nasional.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang, Zuhri Fauzi, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan MTQ telah rampung, termasuk kesiapan arena perlombaan yang tersebar di 12 lokasi di wilayah Kecamatan Ciledug.
Menurut dia, pelaksanaan MTQ tahun ini diproyeksikan menjadi wadah pembinaan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama Kota Tangerang hingga tingkat nasional.
“Kemeriahan pembukaan malam ini semoga menular pada pelaksanaan perlombaan besok. MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi bagian dari syiar Islam sekaligus mencetak generasi muda berprestasi,” ujar Zuhri.
Ia menambahkan, seluruh cabang perlombaan akan berlangsung di berbagai ruang publik, masjid, pondok pesantren, dan sekolah yang telah dipersiapkan sebagai arena pertandingan.
Sebelum pembukaan, LPTQ Kota Tangerang juga menggelar orientasi bagi 150 dewan hakim yang akan bertugas selama MTQ berlangsung pada 27–30 Juli 2026. Orientasi tersebut menghadirkan Ketua LPTQ Provinsi Banten Sholeh Hidayat dan Guru Besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Syibli Syarjaya sebagai narasumber.
Zuhri memastikan seluruh dewan hakim telah berkomitmen menjalankan tugas sesuai kode etik. LPTQ, kata dia, tidak akan ragu menjatuhkan sanksi berupa pembekuan selama tiga hingga lima tahun bagi hakim yang terbukti melanggar integritas selama pelaksanaan MTQ.
“Kami ingin proses penilaian berlangsung jujur, objektif, dan akuntabel sehingga peserta terbaik benar-benar lahir dari hasil kompetisi yang berkualitas,” katanya.
Sementara itu, Camat Ciledug Ayi Nuryadin menyebut penyelenggaraan MTQ di wilayahnya mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Menurut dia, ribuan warga memadati stadion sejak sore hingga malam hari untuk mengikuti rangkaian pembukaan.
“Alhamdulillah pembukaan berjalan lancar dan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi kebanggaan karena setelah sekian lama, Kecamatan Ciledug kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kota Tangerang,” ujar Ayi.
MTQ XXV Tingkat Kota Tangerang akan berlangsung hingga 30 Juli 2026. Para pemenang dari berbagai cabang perlombaan nantinya dipersiapkan menjadi kafilah Kota Tangerang pada MTQ tingkat Provinsi Banten dengan target meningkatkan prestasi hingga meraih gelar juara umum.
Penulis : Ari Sujatmiko
Editor : Redaktur






