Gesuri Terpilih Pimpin GAMKI Kota Tangerang, Siap Satukan Potensi Pemuda Kristen

| PENAMARA . ID

Senin, 22 Juni 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gesuri Mesias Bintang Merah | Foto: Ist.

Gesuri Mesias Bintang Merah | Foto: Ist.

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Tangerang memasuki babak baru. Dalam Konferensi Cabang (Konfercab) II yang digelar di Gedung Naomi Aula Serbaguna, Ciledug, Minggu (21/6/2026), Gesuri Mesias Bintang Merah resmi terpilih sebagai Ketua Umum DPC GAMKI Kota Tangerang periode 2026–2029.

Konfercab yang berlangsung penuh semangat persatuan itu menjadi forum penting bagi organisasi kepemudaan Kristen tersebut untuk menentukan arah gerak dan kepemimpinan tiga tahun ke depan. Sejumlah perwakilan gereja, kader, serta pengurus GAMKI turut hadir dalam agenda yang juga menjadi ajang konsolidasi organisasi tersebut.

Usai terpilih, Gesuri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antar pemuda Kristen di Kota Tangerang. Menurut dia, banyak potensi anak muda yang tersebar di berbagai gereja dan perlu disatukan dalam satu wadah agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Di setiap gereja ada anak-anak muda yang memiliki potensi besar. Kenapa tidak kita satukan dan berkolaborasi bersama untuk membangun Kota Tangerang? Itu menjadi motivasi utama saya dalam memimpin GAMKI ke depan,” ujar Gesuri.

Ia menilai GAMKI harus menjadi rumah bersama bagi generasi muda Kristen untuk bertukar gagasan, membangun kreativitas, dan menciptakan program yang berdampak bagi masyarakat.

Menurut Gesuri, organisasi kepemudaan tidak boleh terjebak pada sekat-sekat kepentingan yang dapat menghambat kolaborasi. Karena itu, ia menegaskan GAMKI akan tetap menjaga independensi organisasi meskipun para kadernya berasal dari latar belakang yang beragam.

“Kalau tidak netral, tentu sulit untuk berkolaborasi. Saya berasal dari PDIP, ada juga teman-teman dari PSI dan latar belakang lainnya. Justru keberagaman itu membuktikan bahwa GAMKI adalah rumah bersama yang terbuka bagi semua dan tidak terikat pada kepentingan politik praktis,” katanya.

Ia menegaskan, GAMKI hadir bukan sebagai kendaraan politik, melainkan organisasi kepemudaan yang berfokus pada pelayanan dan pemberdayaan generasi muda Kristen.

“Kami murni ingin mengajak seluruh anak muda Kristen untuk bersama-sama memajukan Kota Tangerang sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan Tuhan Yesus,” ujarnya.

Dalam masa awal kepemimpinannya, Gesuri mengaku akan memprioritaskan pembentukan struktur organisasi yang solid hingga tingkat bawah. Penguatan koordinasi dengan DPD GAMKI Provinsi Banten juga menjadi salah satu agenda utama yang akan segera dilakukan.

Selain itu, GAMKI Kota Tangerang akan menyusun sejumlah program kerja yang menyasar kalangan pemuda dan masyarakat luas. Program tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan agenda pembangunan Pemerintah Kota Tangerang.

“Langkah pertama adalah menyusun struktur organisasi secara menyeluruh. Setelah itu, kami akan merancang berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi anak muda dan masyarakat. Kami berharap program-program GAMKI dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan pemerintah sehingga dampaknya semakin luas,” tuturnya.

Konfercab II GAMKI Kota Tangerang sekaligus menjadi momentum penegasan komitmen organisasi untuk memperkuat peran generasi muda Kristen sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui kepemimpinan baru, GAMKI diharapkan mampu menghadirkan ruang kolaborasi yang lebih inklusif serta mempererat persaudaraan lintas komunitas.

Dengan semangat kebersamaan yang diusung dalam Konfercab II, GAMKI Kota Tangerang menargetkan dapat menjadi mitra strategis berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah, sekaligus menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda Kristen agar lebih aktif mengambil peran dalam kehidupan sosial, kemasyarakatan, dan kebangsaan.

Artikel Lain :

Cerita Ibu Nursiah Tuntaskan Janji Cinta Naik Haji Untuk Mendiang Suami

Kemiskinan Struktural Hasilkan Sandwich Generation — Terjepit Untuk Hidupi Dua Generasi

 

Penulis : Agsel Jesisca

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Coffeshop yang Biasanya Dipakai Nongkrong, Di Tangerang Bung Karno Kembali Dibicarakan
Anggaran Makan-Minum Rp1,7 Miliar di Kecamatan Pasar Kemis Dipertanyakan
Perusahaan Pengolah Limbah B3 Disorot Usai Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai
Anggaran Sewa Mobil Pejabat Kota Tangerang Disorot, Dugaan Monopoli Vendor Mencuat
Rapimnas PII 2026 di Tangerang, Konsolidasi Nasional Pelajar Islam Hadapi Tantangan Zaman
Wali Kota Tangerang Tinjau BPJS Cimone: Pastikan Layanan Makin Mudah
Camat Batuceper Antar Langsung Anak Terlantar ke Dinas Sosial
Perawat Korban Penusukan di Klinik Gigi Periuk Mulai Pulih, DPRD Minta Kasus Diusut Tuntas

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:06 WIB

Coffeshop yang Biasanya Dipakai Nongkrong, Di Tangerang Bung Karno Kembali Dibicarakan

Senin, 22 Juni 2026 - 11:53 WIB

Gesuri Terpilih Pimpin GAMKI Kota Tangerang, Siap Satukan Potensi Pemuda Kristen

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:04 WIB

Anggaran Makan-Minum Rp1,7 Miliar di Kecamatan Pasar Kemis Dipertanyakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:39 WIB

Perusahaan Pengolah Limbah B3 Disorot Usai Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:27 WIB

Anggaran Sewa Mobil Pejabat Kota Tangerang Disorot, Dugaan Monopoli Vendor Mencuat

Berita Terbaru

Ilustrasi: Bank Jago / jago.com

Esai

Bagaimana Filsafat Mengajarkan Cara Mengelola Uang?

Senin, 22 Jun 2026 - 13:00 WIB