Pemerintah Kota Tangerang didorong segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai aturan turunan dari sejumlah peraturan daerah (Perda) yang telah disahkan bersama DPRD tahun lalu. Salah satu regulasi yang dinilai mendesak adalah Perwal tentang Wawasan Kebangsaan guna memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme di tengah masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang yang juga anggota DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo.
Menurut Gatot, sejumlah perda yang telah disepakati antara legislatif dan eksekutif membutuhkan aturan pelaksana agar dapat diterapkan secara optimal di lapangan. Tanpa adanya peraturan wali kota, pelaksanaan program kerap menghadapi kendala administratif maupun teknis.
“Termasuk perda tentang wawasan pendidikan dan wawasan kebangsaan. Ini menjadi isu yang krusial, isu yang penting. Kita berharap pihak eksekutif segera mengeluarkan peraturan wali kota atau peraturan kepala daerah agar lanjutan teknisnya dan sosialisasinya bisa ada penguatan,” kata Gatot.
Ia menilai keberadaan Perwal akan memberikan landasan yang lebih kuat bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembinaan kebangsaan kepada masyarakat.
“Ketika perwalnya sudah keluar, akan ada penguatan langkah-langkah strategis di lapangan. Kita mendorong kepada pihak eksekutif agar perda-perda yang sudah disahkan bersama antara eksekutif dan legislatif, perwalnya segera dikeluarkan agar tidak ada kendala administrasi dan kendala teknis,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari Wali Kota Tangerang Sachrudin. Usai memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Sachrudin menegaskan bahwa upaya memperkuat wawasan kebangsaan telah menjadi bagian dari agenda berkelanjutan Pemerintah Kota Tangerang.
“Tentu. Wawasan kebangsaan terus kami lakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperluas pemahaman mereka tentang kebangsaan,” kata Sachrudin kepada wartawan.
Menurut dia, berbagai program pembinaan kebangsaan selama ini telah dijalankan secara rutin melalui kerja sama dengan organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Pemerintah Kota Tangerang, lanjut Sachrudin, secara berkala menyelenggarakan pelatihan bela negara dan berbagai kegiatan pembinaan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat semangat persatuan.
“Kegiatan tersebut secara rutin diberikan kepada organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai lapisan masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan bela negara dan berbagai kegiatan pembinaan lainnya,” ujarnya.
Selain menjadi peserta pembinaan, kelompok-kelompok masyarakat tersebut juga didorong untuk menjadi agen penyebar informasi dan edukasi mengenai nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat yang lebih luas.
“Mereka juga kami dorong menjadi corong informasi yang dapat menyampaikan pemahaman kebangsaan kepada masyarakat luas, baik melalui pembinaan secara langsung maupun tidak langsung,” kata Sachrudin.
Ia menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, berbagai pihak, termasuk media massa, dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga dan menumbuhkan semangat kebangsaan.
“Kegiatan ini terus dilakukan karena merupakan tugas bersama. Termasuk rekan-rekan media yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sachrudin, peran media menjadi penting dalam menghadapi tantangan era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi. Melalui penyebaran informasi yang edukatif dan konstruktif, nilai-nilai Pancasila dapat terus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan begitu, nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila dapat terus tumbuh dan berkembang di hati sanubari masyarakat,” katanya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Ahmad Yani pada Selasa pagi diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dorongan DPRD agar Perwal Wawasan Kebangsaan segera diterbitkan diharapkan dapat mempercepat implementasi berbagai program pembinaan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan media dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di Kota Tangerang.
Penulis : Ari Sujatmiko
Editor : Redaktur






