Prostitusi Online di Aeropolis, Pemuda Neglasari Angkat Suara

| PENAMARA . ID

Jumat, 16 Mei 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi marak

Ilustrasi marak "prostitusi online". | Sumber: Mirror.MUI.or.id

Untuk menjaga nilai sosial dan moral di lingkungan permukiman, salah satu anggota Forum Persatuan Pemuda Neglasari (FP2N) melakukan konfirmasi langsung kepada pihak Manajemen Aeropolis terkait maraknya praktik prostitusi online di kawasan Neglasari.

Sayangnya, tanggapan dari pihak manajemen dinilai tidak menunjukkan sikap yang baik. Salah satu perwakilan manajemen bahkan memberikan respons yang mengecewakan dengan menyebut bahwa kehadiran para pemuda justru selalu membawa masalah.

Ibu Erti menanggapi sikap tersebut sebagai tindakan yang tidak mendukung penyelesaian masalah. “Ia menyatakan bahwa kedatangan Forum dianggap membawa masalah, bukan sebagai bentuk partisipasi warga untuk mencari solusi,” ucapnya dengan tegas pada Jumat, 16 Mei 2025.

Lebih lanjut, dalam pernyataan yang disampaikannya, pihak manajemen secara tidak langsung mengakui bahwa praktik open BO memang terjadi dan “ada yang membekingi.” Namun, ia menolak untuk menyebutkan siapa pihak yang melindungi aktivitas tersebut.

FP2N menilai pernyataan tersebut bukan hanya mencerminkan kelalaian dari pihak manajemen, tapi juga bisa menjadi indikasi adanya kompromi internal terhadap praktik ilegal yang terjadi di kawasan hunian tersebut.

Padahal, sebuah kawasan hunian seharusnya memiliki fungsi sosial yang dijaga, bukan malah disalahgunakan secara diam-diam untuk praktik prostitusi.

Salah satu anggota FP2N, Panca, menyatakan, “Secara hukum, hal ini dapat dikategorikan sebagai willful negligence (kelalaian yang disengaja) dan dapat dijerat melalui Pasal 55 KUHP tentang penyertaan dalam tindak pidana, jika terbukti terjadi pembiaran sistematis,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengalihan fungsi hunian menjadi tempat praktik prostitusi bertentangan dengan prinsip good governance dan ketertiban umum dalam hukum tata ruang dan lingkungan.

Panca menutup pernyataannya dengan menyerukan, “Agar Pemerintah Kota Tangerang, Dinas Perizinan, dan aparat hukum melakukan audit menyeluruh terhadap manajemen Aeropolis, termasuk menyelidiki dugaan bekingan serta mengevaluasi status perizinan kawasan yang diduga telah menyimpang dari fungsi hunian menjadi komersialisasi terselubung.”

Artikel Lain :

Marinaleda dan Makna Modernitasnya dalam Kapitalisme Global

Pemkot Tangerang Disorot GMNI terkait Kabel Semrawut yang Rusak Estetika Kota

Hijaukan Pesisir, FORHATI dan MD KAHMI Tanam 2.000 Mangrove

Penulis : Fiqri [Bibir]

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Trans Banten Belum Merata; GMNI Desak Anggaran Transportasi Umum dalam APBD 2027
Sambut HUT Banten ke-26; Banten Bergerak untuk Elite namun Semu bagi Rakyat
Sisi Kelam Cipondoh: Kali Sipon Jadi Lautan Sampah Hitam, Banyak Warga Resah
PD PRIMA DMI Tangerang Gelar Tabligh Akbar Maulid, Dorong Peran Remaja Masjid
PETIR Tangerang Kota Punya Nahkoda Baru, Nelson Nova Siap Konsolidasi Total!
Realisasi APBD Kota Tangerang Baru 50 Persen, Komisi III Minta Percepatan
Gantung & Buron! Korban Seksual Cipondoh Frustrasi: Biar Aku Cari Pelaku Sendiri!
Lintas OKP dan Ormas Polisikan Aksi Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Trans Banten Belum Merata; GMNI Desak Anggaran Transportasi Umum dalam APBD 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Sambut HUT Banten ke-26; Banten Bergerak untuk Elite namun Semu bagi Rakyat

Senin, 28 September 2026 - 20:18 WIB

Sisi Kelam Cipondoh: Kali Sipon Jadi Lautan Sampah Hitam, Banyak Warga Resah

Minggu, 27 September 2026 - 21:30 WIB

PD PRIMA DMI Tangerang Gelar Tabligh Akbar Maulid, Dorong Peran Remaja Masjid

Minggu, 27 September 2026 - 18:06 WIB

PETIR Tangerang Kota Punya Nahkoda Baru, Nelson Nova Siap Konsolidasi Total!

Berita Terbaru