Kekerasan oleh Guru dan Pungli kepada Wali Murid sebagai Bentuk Bobroknya Pendidikan Tangerang Selatan

| PENAMARA . ID

Kamis, 5 September 2024 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Kriston Haluya Situmorang

PENAMARA.ID – Pendidikan adalah sebagai tolak ukur berkembangnya suatu bangsa. Pendidikan dapat dikatakan mampu memajukan generasi penerus bangsa karena pendidikan juga merupakan sebuah usaha pengembangan yang direncanakan untuk menggali potensi diri setiap individu dari segi pengetahuan.

Menilik Pendidikan yang ada di Kota Tangerang Selatan cenderung jauh dari kata Harapan, karena begitu banyak masalah pendidikan yang ada di Kota Tangerang Selatan. Bisa dikatakan bobroknya Sistem Pendidikan di Kota Tangerang Selatan dengan bobrok pengajar dan maraknya pungli pendidikan di kota Tangerang Selatan.

Dengan bobroknya sistem pendidikan di Kota Tangerang Selatan ada 2 Fakta Masalah yang benar terjadi hari ini yaitu : Sadisnya Seorang Guru yang melakukan pelemparan Gunting kepada Murid yang melukai Kaki Seorang Murid di SMAN 2 Kota Tangerang Selatan, Ini adalah bentuk Kekerasan yang dilakukan oleh oknum Guru SMAN 2 yang tidak dapat ditolerir dan tindakan yang dilakukan oleh oknum guru ini sungguh membuat miris dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan.

Lalu disamping itu bobroknya Pendidikan Kota Tangerang Selatan ditambah lagi dengan terjadi Pungli yang dilakukan oleh Pihak Sekolah SMPN 12 Tangerang Selatan kepada Wali Murid, Sebesar 30 Juta dengan dengan alasan memperbaiki pengaspalan Sekolah. Ini bentuk suatu pemerasan yang amat sadis dilakukan oleh pihak sekolah dengan kepentingan meraup keuntungan dari sektor Pendidikan.

Melihat 2 Fakta kebobrokan yang ada disektor Pendidikan Kota Tangerang Selatan ini harus menjadi perhatian serius, karena Pendidikan sebagai tolak ukur demi majunya bangsa Indonesia dalam menghadapi pusaran arus globalisasi, ini adalah bentuk bobroknya pendidikan dan gagalnya Dinas Pendidikan dalam menjalakan sistem pendidikan yang ada di Kota Tangerang Selatan.

Saya rasa Walikota Tangerang Selatan harus mengambil Sikap Secara Tegas demi menyelamatkan Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Dengan mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan serta Oknum Guru dan Pihak Sekolah yang merusak marwah Pendidikan Kota Tangerang Selatan  dan Kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan.


Artikel Lain : GMNI Warnai Pelantikan DPRD Kota Tangerang Selatan Dengan Massa Aksi

Penulis : Kriston Haluya Situmorang

Editor : Ibnu Haryadi

Berita Terkait

HMI Tangerang Tegaskan Independensi dalam Dinamika Pemilihan Ketua DPRD Kota Tangerang
Kesbangpol Satukan 91 Organisasi dalam Forum Kebangsaan Kota Tangerang
Tak Ada Hari Libur bagi Penjaga Cisadane, Saat Warga Merayakan Kemerdekaan RI
Ekofeminisme dan Kepemimpinan Perempuan dalam Keadilan Ekologis Indonesia
Siswa SMAN 14 Tangerang Diminta Keluar, Dosen Unis Buka Suara
Rektor UMT Dukung Asrul Haruna Maju sebagai Calon Koordinator BEM PTMAI
174 Hutan Adat Ditetapkan, tapi 135 Kasus Perampasan Wilayah Masih Terjadi
Green Ribbon dan Perjuangan Merebut Kembali Agenda Ekologis

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:54 WIB

HMI Tangerang Tegaskan Independensi dalam Dinamika Pemilihan Ketua DPRD Kota Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Kesbangpol Satukan 91 Organisasi dalam Forum Kebangsaan Kota Tangerang

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Ekofeminisme dan Kepemimpinan Perempuan dalam Keadilan Ekologis Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:43 WIB

Siswa SMAN 14 Tangerang Diminta Keluar, Dosen Unis Buka Suara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Rektor UMT Dukung Asrul Haruna Maju sebagai Calon Koordinator BEM PTMAI

Berita Terbaru

Ilustrasi: CapstoneFi.com / Tyler Stone

Sosial

Ketika Viral Mengalahkan Etika Kreator Konten

Selasa, 18 Agu 2026 - 02:25 WIB