Gelombang PHK Berlanjut pada Ribuan Buruh Pabrik Sepatu di Tangerang

| PENAMARA . ID

Jumat, 7 Maret 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah industri tekstil diguncang oleh tutupnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), kini sektor manufaktur kembali diterpa badai. Dua pabrik sepatu olahraga di Kabupaten Tangerang, yakni PT Adis Dimension Footwear dan PT Victory Ching Luh, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawan akibat penurunan pesanan dari pemegang merek.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Septo Kalnadi, mengungkapkan bahwa PT Adis Dimension Footwear telah merumahkan 1.500 karyawan, sementara PT Victory Ching Luh masih dalam proses PHK terhadap 2.000 pekerja.

“Proses PHK di PT Victory Ching Luh masih berlangsung. Selain itu, di tahun depan juga diprediksi akan ada lagi PHK, tetapi alasannya bukan karena Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang tinggi,” ujar Septo saat ditemui di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Rabu (5/3/2025).

Septo menjelaskan bahwa menurunnya permintaan dari pemegang merek menjadi faktor utama yang memicu PHK massal di dua perusahaan tersebut. Salah satu pabrik diketahui memasok produk untuk merek sepatu global, termasuk Nike.

“Pesanan dari pemegang merek berkurang drastis. Tanpa adanya pesanan, otomatis produksi berkurang dan perusahaan terpaksa mengurangi jumlah tenaga kerja,” paparnya.

Gelombang PHK ini telah berlangsung sejak November 2024 hingga Januari 2025, dan hingga kini perusahaan masih dalam proses menyelesaikan pembayaran hak-hak karyawan yang terdampak.

“Proses pembayaran hak-hak karyawan sedang berjalan. Kami terus memantau agar seluruh kewajiban perusahaan terhadap pekerja yang terkena PHK bisa diselesaikan sesuai ketentuan,” tambahnya.

PHK di Banten Capai 12.000 Karyawan Sepanjang 2024

Tidak hanya dua pabrik sepatu tersebut, Septo juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024, Provinsi Banten mencatat 12.000 pekerja mengalami PHK di berbagai sektor industri.

“Setiap hari ada saja perusahaan yang mengajukan izin PHK di tingkat Kabupaten/Kota. Jika ditotal, sepanjang tahun lalu, ada sekitar 12.000 karyawan yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, gelombang PHK besar-besaran juga masih menjadi isu utama di industri tekstil. Penutupan PT Sritex di Sukoharjo menyebabkan lebih dari 10.000 karyawan kehilangan pekerjaan.

Pemerintah sebelumnya menyatakan sedang mengupayakan agar para pekerja Sritex yang terkena PHK dapat kembali dipekerjakan dalam waktu dekat. Namun, Denny Ardiansyah, salah satu kurator PT Sritex, menegaskan bahwa tidak ada jaminan bagi eks-karyawan untuk bisa bekerja kembali di perusahaan tersebut.

“Pengumuman soal perekrutan kembali bukan berasal dari kurator. Saat ini, perusahaan sudah memasuki tahap insolvensi dan kami sedang dalam proses pemberesan aset,” jelas Denny.

Ia juga menambahkan bahwa jika ada pihak yang menyewa fasilitas pabrik Sritex di masa mendatang, keputusan untuk mempekerjakan kembali eks-karyawan akan sepenuhnya bergantung pada penyewa tersebut.

“Jika ada penyewa baru, mereka bisa mempertimbangkan untuk melibatkan kembali karyawan lama. Tapi semua itu tergantung pada kebutuhan mereka,” tutupnya.

Gelombang PHK di industri manufaktur, baik di sektor tekstil maupun alas kaki, menjadi pukulan besar bagi perekonomian dan ketenagakerjaan nasional. Pemerintah dan berbagai pihak kini dihadapkan pada tantangan besar untuk mencari solusi agar ribuan tenaga kerja yang terdampak dapat kembali mendapatkan pekerjaan di tengah ketidakpastian industri global.

Artikel Lain :

Chantal Mouffe: Memongkar Ilusi Konsensus Demokrasi

Munas IKA PMII, Mencari Legitimasi atau Kekisruhan?

Penulis : Ari Sujatmiko

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Catat! Festival Maulid di Tangerang Digelar 5 Hari, Ada Gunungan 3 Masjid
HMI Tangerang Tegaskan Independensi dalam Dinamika Pemilihan Ketua DPRD Kota Tangerang
Kesbangpol Satukan 91 Organisasi dalam Forum Kebangsaan Kota Tangerang
Tak Ada Hari Libur bagi Penjaga Cisadane, Saat Warga Merayakan Kemerdekaan RI
Siswa SMAN 14 Tangerang Diminta Keluar, Dosen Unis Buka Suara
Rektor UMT Dukung Asrul Haruna Maju sebagai Calon Koordinator BEM PTMAI
174 Hutan Adat Ditetapkan, tapi 135 Kasus Perampasan Wilayah Masih Terjadi
HUT RI, Warga Kota Tangerang Bisa Pasang Air Bersih Cuma Rp237 Ribu, Diskon 81 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Catat! Festival Maulid di Tangerang Digelar 5 Hari, Ada Gunungan 3 Masjid

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:54 WIB

HMI Tangerang Tegaskan Independensi dalam Dinamika Pemilihan Ketua DPRD Kota Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Kesbangpol Satukan 91 Organisasi dalam Forum Kebangsaan Kota Tangerang

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Tak Ada Hari Libur bagi Penjaga Cisadane, Saat Warga Merayakan Kemerdekaan RI

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:43 WIB

Siswa SMAN 14 Tangerang Diminta Keluar, Dosen Unis Buka Suara

Berita Terbaru

Ilustrasi: CapstoneFi.com / Tyler Stone

Sosial

Ketika Viral Mengalahkan Etika Kreator Konten

Selasa, 18 Agu 2026 - 02:25 WIB