Dishub Tangsel belum Maksimal, Masyarakat yang Terancam

| PENAMARA . ID

Jumat, 4 Oktober 2024 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Sadam Fikri

PENAMARA.ID | Banten – Kota Tangerang Selatan sebagai Kota metropolitan dan kota penghubung antar provinsi sudah tentu mobilitas masyarakat begitu besar, sehingga perlu penanganan yang tepat dalam menanggulangi kemacetan dan lakalantas di Kota Tangerang Selatan.

Namun setelah banyaknya kejadian lakalantas di Kota Tangerang Selatan yang disebabkan oleh truk muatan, Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan dinilai belum juga melakukan langkah kongkrit dalam menanggulangi hal-hal serupa.

Sampai pada saat ini Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan belum mampu menanggulangi truk-truk dengan muatan besar masuk ke Kota Tangerang Selatan pada Jam-jam sibuk masyarakat. Merujuk pada Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomer 58 Tahun 2019 Pembatasan Jam Oprasional Truk Muatan terhitung Mulai pada pukul 05:00 pagi sampai dengan pukul 22:00 malam.

Ini menjadi salah satu indikasi bahwa Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan dinilai tidak serius dalam menjalankan Tugas dan Fungsinya. Sesuai dengan adigium hukum -Salus Populi Suprema Lex Esto- keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi inilah bahwa masyarakat Kota Tangerang Selatan berhak Berkendara dengan Aman dan Nyaman.

ini menjadi buku hitam disaat Dinas terkait tidak mampu menjalankan tugas sebagaimana mestinya masyarakatlah yang akan jadi Korbannya.

Penulis : Sadam Fikri

Editor : Alda

Berita Terkait

Jangan Gaduh Karena Banpres, Ibadah Kurban Seharusnya Membawa Kebahagiaan
Pria 23 Tahun Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang, BPBD Melakukan Pencarian
Forum Potensi Tangsel Gelar Monitoring Sungai Ciputat, Petakan Titik Rawan Banjir
Dialektika Ketimpangan: Antara Akumulasi Modal Marxian dan Pengkhianatan Amanat Marhaenisme
Gen Z Tangerang Pilih PDIP Sebagai Partai Perjuangan dan Ideologi
Spanduk Minta Maaf UGM Sebagai Simbol Keberanian atau Romantisme Perlawanan yang Steril?
Peran Guru di Era Kecerdasan Buatan: Antara Relevansi dan Tantangan Adaptasi
Peringati 21 Mei, Poros Baru Tangerang Nobar Film Pesta Babi dan Mimbar Bebas

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:02 WIB

Jangan Gaduh Karena Banpres, Ibadah Kurban Seharusnya Membawa Kebahagiaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pria 23 Tahun Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang, BPBD Melakukan Pencarian

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:16 WIB

Forum Potensi Tangsel Gelar Monitoring Sungai Ciputat, Petakan Titik Rawan Banjir

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:19 WIB

Dialektika Ketimpangan: Antara Akumulasi Modal Marxian dan Pengkhianatan Amanat Marhaenisme

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:52 WIB

Gen Z Tangerang Pilih PDIP Sebagai Partai Perjuangan dan Ideologi

Berita Terbaru

Daerah

Mahasiswa UNIS Turut Semarakkan Hari Pancasila

Selasa, 2 Jun 2026 - 02:50 WIB