Prabowo Umumkan Susunan Kabinet Merah Putih 2024-2029

| PENAMARA . ID

Senin, 21 Oktober 2024 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto

Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto

PENAMARA.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan susunan kabinet untuk periode 2024-2029. Kabinet yang diberi nama Kabinet Merah Putih ini diumumkan dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Minggu (20/10/2024), setelah acara jamuan makan malam dengan sejumlah pemimpin negara sahabat.

“Selamat malam, saudara-saudara sekalian. Seperti yang telah saya sampaikan, malam ini saya mengumumkan jajaran kabinet yang akan bekerja bersama saya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ujar Prabowo. “Kabinet ini telah kami susun dengan seksama dan disepakati bersama para ketua umum koalisi. Semoga para menteri terpilih dapat bekerja maksimal demi Indonesia yang maju dan berdaulat.”

Pengumuman kabinet ini merupakan puncak dari serangkaian proses seleksi yang dimulai sejak Senin (14/10/2024). Saat itu, beberapa kandidat calon menteri telah dipanggil ke kediaman pribadi Prabowo di Kertanegara.

“Sebelum saya undang ke sini, mereka telah menyatakan komitmennya untuk membantu. Hari ini kami hanya melakukan konfirmasi terakhir, dan saya bersyukur semuanya bersedia,” jelas Prabowo.

Berikut susunan lengkap Kabinet Merah Putih:

  • Presiden: Prabowo Subianto
  • Wakil Presiden: Gibran Rakabuming Raka

Menteri Koordinator

  1. Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan: Yusril Ihza Mahendra
  2. Perekonomian: Airlangga Hartarto
  3. Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pratikno
  4. Politik dan Keamanan: Budi Gunawan
  5. Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
  6. Pangan: Zulkifli Hasan
  7. Pemberdayaan Masyarakat: Abdul Muhaimin Iskandar

Menteri dan Kepala Lembaga Setingkat Menteri

  1. Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi
  2. Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
  3. Dalam Negeri: Tito Karnavian
  4. Luar Negeri: Sugiono
  5. Agama: Nasaruddin Umar
  6. Hukum: Supratman Andi Agtas
  7. HAM: Natalius Pigai
  8. Imigrasi dan Pemasyarakatan: Agus Andrianto
  9. Keuangan: Sri Mulyani

Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial

  1. Pendidikan Dasar dan Menengah: Abdul Mu’ti
  2. Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Satrio Sumantri Brodjonegoro
  3. Kebudayaan: Fadli Zon
  4. Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin
  5. Sosial: Saifullah Yusuf
  6. Ketenagakerjaan: Yassierli
  7. Penempatan Migran: Abdul Kadir Karding

Sektor Ekonomi dan Infrastruktur

  1. Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
  2. Perdagangan: Budi Santoso
  3. Energi dan Sumber Daya Mineral: Bahlil Lahadalia
  4. Pekerjaan Umum: Raden Dodi Hanggodo
  5. Perumahan dan Kawasan Permukiman: Maruarar Sirait
  6. Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Yandri Susanto
  7. Transmigrasi: Iftitah Suryanegara

Sektor Transportasi, Lingkungan, dan Investasi

  1. Perhubungan: Dudy Purwagandhi
  2. Komunikasi dan Digital: Meutya Hafid
  3. Pertanian: Amran Sulaiman
  4. Kehutanan: Raja Juli Antoni
  5. Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
  6. Agraria dan Tata Ruang: Nusron Wahid
  7. Perencanaan Pembangunan Nasional: Rachmat Pambudy
  8. Lingkungan Hidup: Hanif Faisol
  9. Investasi dan Hilirisasi: Rosan Roeslani

Badan Usaha Milik Negara dan Pemberdayaan Masyarakat

  1. BUMN: Erick Thohir
  2. Koperasi: Budi Arie Setiadi
  3. UMKM: Maman Abdurrahman

Kesejahteraan dan Kepemudaan

  1. Pariwisata: Widianti Putri
  2. Ekonomi Kreatif: Teuku Riefky Harsya
  3. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Arifatul Choiri Fauzi
  4. Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo

Pejabat Tinggi Lain

  1. Jaksa Agung: ST Burhanuddin
  2. Kepala Badan Intelijen Negara: Muhammad Herindra
  3. Kepala Staf Kepresidenan: Anto Mukti Putranto
  4. Kepala Kantor Komunikasi Presiden: Hasan Nasbi

Pengumuman ini mendapat sorotan luas karena banyaknya tokoh lintas partai dan profesional yang masuk dalam kabinet. Prabowo dan Gibran berharap sinergi antarkementerian dan lembaga dapat mempercepat pencapaian visi pembangunan yang mereka canangkan.

“Ini adalah awal baru bagi Indonesia. Mari kita bekerja bersama untuk mewujudkan harapan rakyat,” pungkas Prabowo.


Artikel Lain : Mendahulukan Pengalaman Empiris Daripada Pemahaman Hukum, Apa yang Jadi Sebab?

Penulis : Ginanjar Putro Wicaksono

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Dekat Presiden Belum Tentu Sejahtera : Buruh Pilih Mayday di Jalanan
KASBI Tolak May Day di Monas, 10 Ribu Buruh Memilih Geruduk DPR
May Day 2026, KASBI Akan Kepung DPR
Gara-gara Ini, Said Iqbal Alihkan Demo Buruh dari DPR ke Monas
Ini Alasan Said Iqbal Batal Demo Besar Buruh di DPR saat May Day
Reshuffle kabinet, Prabowo Lantik 6 Pejabat di Istana Negara
Sewa Jet Rp90 Miliar Disorot, GMNI Resmi Laporkan KPU ke Kejaksaan Agung
JK Meledak: “Kasih Tahu Semua Termul, Jokowi Jadi Presiden karena Saya”

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:05 WIB

Dekat Presiden Belum Tentu Sejahtera : Buruh Pilih Mayday di Jalanan

Kamis, 30 April 2026 - 18:14 WIB

KASBI Tolak May Day di Monas, 10 Ribu Buruh Memilih Geruduk DPR

Kamis, 30 April 2026 - 17:57 WIB

May Day 2026, KASBI Akan Kepung DPR

Kamis, 30 April 2026 - 17:38 WIB

Gara-gara Ini, Said Iqbal Alihkan Demo Buruh dari DPR ke Monas

Senin, 27 April 2026 - 19:38 WIB

Reshuffle kabinet, Prabowo Lantik 6 Pejabat di Istana Negara

Berita Terbaru

Nasional

May Day 2026, KASBI Akan Kepung DPR

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:57 WIB