HMP Ekonomi UNESA Gelar RUMDIS Vol.1, Angkat Budaya sebagai Napas Kehidupan Masyarakat

| PENAMARA . ID

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

PENAMARA.ID — HMP Ekonomi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Rumah Diskusi (RUMDIS) Vol.1 dengan mengangkat tema Budaya. Kegiatan ini menghadirkan Adamas Hafizh Addin, S.Pd. sebagai pemateri utama dan diikuti oleh mahasiswa yang antusias mengikuti jalannya diskusi.

Sejak awal kegiatan, forum berlangsung interaktif. Adamas tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi juga memantik berbagai pertanyaan dan pandangan dari peserta sehingga diskusi berkembang secara dinamis. Materi diawali dengan pembahasan mengenai pengertian budaya secara umum, budaya dalam organisasi, hingga implementasi budaya dalam kehidupan bermasyarakat.

Salah satu peserta menyampaikan pandangannya bahwa budaya merupakan kebiasaan (habit) yang terus dilakukan oleh masyarakat dari waktu ke waktu. Menanggapi hal tersebut, Adamas menjelaskan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan sebagai rutinitas, tetapi harus dilandasi oleh rasa memiliki dan kesadaran.

Dalam melestarikan budaya, kita harus memiliki rasa. Ketika rasa memiliki itu tumbuh sebagaimana mestinya, maka budaya akan tetap hidup dan lestari, bukan sekadar menjadi kebiasaan yang dilakukan tanpa makna,” ujar Adamas.

Dalam pemaparannya, Adamas juga mengajak peserta melihat bagaimana budaya terus hidup di tengah masyarakat melalui berbagai tradisi lokal. Ia mencontohkan tradisi Lamporan yang masih dijalankan masyarakat Pegunungan Kendeng, tradisi slametan yang tetap eksis di berbagai daerah, serta berbagai bentuk kearifan lokal lainnya yang menunjukkan bahwa budaya terus berkembang mengikuti kehidupan masyarakat tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi UNESA, Arkan, menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya Rumah Diskusi Vol.1. Menurutnya, tema budaya sangat relevan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga identitas bangsa.

Budaya tak pernah lekang oleh waktu dan selalu tumbuh dalam sejarah. Semoga dengan adanya Rumah Diskusi kali ini yang mengusung tema budaya, mahasiswa senantiasa bangga dan turut berperan dalam menjaga kelestarian budaya-budaya yang ada hingga masa yang akan datang,” tuturnya.

Menutup diskusi, Adamas mengingatkan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan nilai yang harus terus dihidupi oleh setiap individu. Ia menegaskan bahwa memahami budaya berarti menjaga jati diri sebagai manusia yang hidup di tengah masyarakat.

Dalam memaknai budaya, jangan sampai jiwa kita mati di dalam raga yang hidup,” pungkasnya.

Melalui RUMDIS Vol.1, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi UNESA berharap diskusi ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memahami budaya secara lebih mendalam, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas bangsa sekaligus napas kehidupan masyarakat.


Dituding Melanggar HAM, Proses Komisi Informasi Banten Digugat ke PTUN

 

Penulis : Agnes Monica

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:06 WIB

HMP Ekonomi UNESA Gelar RUMDIS Vol.1, Angkat Budaya sebagai Napas Kehidupan Masyarakat

Berita Terbaru

Magnific.com

Esai

Tidak Ada Kemerdekaan di Bawah Imperialisme

Sabtu, 27 Jun 2026 - 21:56 WIB