PENAMARA.ID — Mahasiswa Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 74 Jakarta pada 13 Mei 2026 dengan mengangkat tema “Kekerasan Seksual: Break the Silent Berani Suarakan Kebenaran, Lawan Kekerasan Seksual.”
Kegiatan tersebut menjadi bentuk edukasi sekaligus kampanye kesadaran terhadap bahaya kekerasan seksual di lingkungan pelajar.
PKM tersebut dinakhodai langsung oleh Devan Risky Setyoma bersama enam anggota lainnya, yakni Arif Riadi, Muhammad Rhesa Akmal Amizan, Savannah Hendrawan, Baharudin Bacri, Sayyid Afif Mudzofar, dan Chusnuza Sekar Viela Prima.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah SMAN 74 Jakarta, Bapak Kesmadi, serta dosen pembimbing PKM, Adithya Tri Firmansyah R., S.H., M.H.
Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian mahasiswa Universitas Pamulang yang mengangkat isu penting mengenai pelecehan seksual di lingkungan pendidikan. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran siswa terkait pentingnya menjaga diri, menghormati sesama, serta berani melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan seksual.
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pemaparan mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual, dampak psikologis terhadap korban, langkah pencegahan, hingga pentingnya keberanian untuk memutus budaya diam terhadap kekerasan seksual.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Ketua pelaksana, Devan Risky Setyoma, menyampaikan bahwa tema “Break the Silent” dipilih sebagai ajakan kepada generasi muda untuk tidak takut menyuarakan kebenaran.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memiliki keberanian untuk berbicara dan tidak lagi menganggap pelecehan seksual sebagai hal yang tabu untuk dibahas,” ujarnya.
Sementara itu, dosen pembimbing PKM, Adithya Tri Firmansyah R., S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat harus mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya dalam membangun kesadaran hukum dan sosial di kalangan pelajar.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa SMAN 74 Jakarta yang aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pamulang berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.
Agama, Kuasa, dan Tubuh yang Dibungkam; Menelisik Kekerasan Seksual di Pesantren
Penulis : Agnes Monica
Editor : Redaktur






