PPK Senen: Coklit Harus Maksimal dan Akurat

| PENAMARA . ID

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Coklit di Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen | Dokumentasi: Devis Mamesah

Kegiatan Coklit di Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen | Dokumentasi: Devis Mamesah

Jakarta – Tahapan pemuktahiran data pemilih untuk Pilkada serentak 2024 sampai hari ini (06/07) telah berlangsung selama sebelas hari. Tahapan kegiatan ini berupa pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dipandu oleh setiap Panitia tingkat Kelurahan.

Dikecamatan Senen giat coklit sudah setengah jalan dengan jumlah pemilih sekitar 93 ribu yang terbagi di 6 Kelurahan dengan 362 anggota Pantarlih.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Senen Abdul Hakim menyampaikan giat coklit mesti dilakukan dengan akurasi maksimal karena aktivitas pindah dan datang di Provinsi Jakarta sangat fluktuatif, beliau juga menyampaikan agar seluruh pihak terutama masyarakat dapat bekerja sama dalam kegiatan pencoklitan ini.

Di Kecamatan Senen antusiasme warga dalam hal pendataan pemilih terlihat begitu tinggi ketika disambangi oleh anggota Pantarlih, tentunya ini merupakan tanda bahwa masyarakat segera ingin tau sosok yang akan menjadi calon pemimpin baru Jakarta nantinya. Beriringan dengan giat coklit Panwascam juga melakukan kegiatan pengawasan sebagai bentuk kecermatan extra.

Menurut Abdul Hakim, akar permasalahan menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dapat dicabut jika kegiatan coklit ini dijalankan dengan kecermatan oleh Pantarlih juga oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) masing-masing kelurahan.

“Pantarlih dalam giat coklit mesti betul-betul menyambangi para warga jangan asal kira-kira warga sudah sesuai, warga gak keliatan dianggap sudah pindah. Harus dipastikan langsung apa warga tersebut sesuai dengan identitas pemilih dan daftar pemilih yang dipegang masing-masing Pantarlih”, ujarnya.

Pencoklitan ini merupakan tahapan penting dalam Pilkada serentak 2024 agar setiap warga Indonesia dapat menggunakan hak pilihnya dalam memilih pemimpin yang tepat untuk kemajuan pembangunan, mampu menjaga keseimbangan dan keberagaman, punya motivasi untuk masa depan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran.


Artikel Lain : HMI Cabang Kabupaten Tangerang Gelar FGD Tentang Keterlibatan ASN

Penulis : Devis Mamesah

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Ketika Putusan Pengadilan tak Lagi Berkepastian Hukum; Wujud Diamnya Negara Lewat OJK
GMNI Jakarta Timur Audiensi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bahas Dugaan Pengadaan Korupsi Mesin Jahit dan Peran Pemuda dalam Pengawasan Hukum.
FKPPAI Jakarta Timur dan DPP GJPI Resmikan Posko Bantuan Bencana di Hari Pahlawan : Gerakan Nyata Pemuda untuk Kemanusiaan dan Alam.
Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia Resmi Bentuk Pengurus Wilayah Jakarta Timur Masa Bhakti 2025–2028.
Menwa Jayakarta Apresiasi Sikap Positif Gubernur Jakarta dalam Menyikapi Pengurangan DBH dan Isu Mengendapan Dana.
Desak Presiden Cabut IUP Smart Marsindo dan Tangkap Bos HSM; SEMMI Malut Datangi KPK
Efrem Elman Siarif Ndruru dan Noval Fahrizal Gunawan Terpilih Sebagai Ketua Cabang GMNI Jakarta Timur Periode 2025-2027.
Perayaan HUT PERATIN, Herman Febrian Resmi Dilantik dan Dikukuhkan Sebagai Ketua DPC PERATIN Jakarta Pusat.

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 00:34 WIB

Ketika Putusan Pengadilan tak Lagi Berkepastian Hukum; Wujud Diamnya Negara Lewat OJK

Sabtu, 29 November 2025 - 16:00 WIB

GMNI Jakarta Timur Audiensi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bahas Dugaan Pengadaan Korupsi Mesin Jahit dan Peran Pemuda dalam Pengawasan Hukum.

Jumat, 14 November 2025 - 17:39 WIB

FKPPAI Jakarta Timur dan DPP GJPI Resmikan Posko Bantuan Bencana di Hari Pahlawan : Gerakan Nyata Pemuda untuk Kemanusiaan dan Alam.

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:00 WIB

Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia Resmi Bentuk Pengurus Wilayah Jakarta Timur Masa Bhakti 2025–2028.

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:37 WIB

Menwa Jayakarta Apresiasi Sikap Positif Gubernur Jakarta dalam Menyikapi Pengurangan DBH dan Isu Mengendapan Dana.

Berita Terbaru