PENAMARA.ID | Medan – Bersama Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemrov Sumut) memastikan bahwa ketersediaan stok dan harga bahan pokok stabil menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025.
Mendag Budi Santoso, menyampaikan kepuasan terhadap kondisi pasar di Medan yang pasokannya cukup dan harga terkendali. “Semua harga standar, bahkan ada yang dibawah harga acuan,” ungkap Mendag saat inspeksi di Pasar Sukaramai Medan, Selasa (17/12).
“Mudah-mudahan harga itu terjaga sampai Nataru (Natal dan Tahun Baru), sehingga masyarakat Sumut dapat menjalankan Nataru dengan kondusif,” kata Mendag Budi melanjutkan.
Pejabat (Pj) Gubernur Sumut, Agus Fatoni, juga menyatakan bahwa tim dari dinas terkait sebelumnya telah turun langsung ke pasar-pasar tradisional dan pusat distribusi untuk memastikan pasokan berjalan lancar.
Menurut Pj Gubernur Fatomi, upaya koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan distributor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga selama periode libur panjang perayaan tersebut.
“Kami memastikan harga kebutuhan pokok, mengecek satu persatu harga, memastikan lagi bahwa barangnya benar ada di pedagang. Jadi masyarakat diimbau tidak khawatir dengan ketersediaan bahan pokok. Cukup sampai awal tahun depan,” ucap Pj Gubernur Fatomi.
Harga Pasar serta Peran Pedagang
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, tingkat inflasi pada bulan November 2024 tercatat sebesar 1.49% (year-on-year), sedikit lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET). Beberapa komoditas seperti beras, daging ayam, dan minyak goreng tercatat relatif stabil meskipun ada sedikit kenaikan permintaan.
Di Pasar Sukaramai Medan misalnya, harga daging ayam Rp28.000 per kilogram dan daging sapi Rp130.000 per kilogram. Minyak goreng (MinyaKita) dijual seharga Rp 15.700 per kilogram, gula pasir Rp 36.000 per kilogram, dan beras dikisaran harga Rp 13.000 hingga Rp 15.000 per kilogram.
Inspeksi dadak atau sidak yang dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga serta menjaga daya beli masyarakat ditengah peningkatan kebutuhan selama Nataru, terkhusus daerah seperti Sumatera Utara, Sulawesi Utara, dan Papua.
Upaya Pemrov Sumut
Pemprov Sumut juga menggandeng berbagai pihak, termasuk Badan Urusan Logistik (Bulog), untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di gudang-gudang penyimpanan. Jika diperlukan, pemerintah akan mendistribusikan stok cadangan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, pengawasan di pasar-pasar tradisional dan modern terus diperketat untuk mencegah praktik spekulasi harga yang dapat merugikan konsumen. Agus Fatoni menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada pihak yang sengaja menimbun atau menaikkan harga secara tidak wajar.
Dengan pemantauan yang intensif dan koordinasi berbagai pihak, Pemprov Sumut optimistis bahwa stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dapat terjaga. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar situasi pasar tetap kondusif.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat Sumut dalam menyambut hari besar keagamaan serta pergantian tahun dengan aman dan tenteram.
Artikel Lain : Natal GSON 2024, Mempererat Ikatan dan Membangun Solidaritas di Tengah Perantauan
Penulis : Yacob Munthe
Editor : Redaktur






