Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Sumatera Utara, Tolak Kenaikan PPN

| PENAMARA . ID

Selasa, 31 Desember 2024 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Sumatera Utara terobos pagar dan dukuki Ruang Paripurna DPRD Sumatera Utara | Dokumentasi: Romulo/jurnalx.co.id

Mahasiswa Sumatera Utara terobos pagar dan dukuki Ruang Paripurna DPRD Sumatera Utara | Dokumentasi: Romulo/jurnalx.co.id

PENAMARA.ID | Sumatera Utara – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara menggelar aksi demonstrasi menolak ketetapan pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% di tahun 2025, pada Senin (30/12) kemarin.

Aksi yang dimulai di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara berubah intens ketika massa berhasil memasuki ruang rapat paripurna. Mereka meminta pengkajian kembali kenaikan PPN yang melawati kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Mahasiswa menilai kebijakan kenaikan PPN pasti membebani masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah. Dalam orasi yang dilakukan di dalam ruang paripurna, mahasiswa meminta DPRD menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat.

Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Khairul Fahmi meminta “pemerintah untuk fokus pada peningkatan penerimaan negara melalui langkah-langkah yang lebih progresif seperti optimalisasi pajak dan sektor yang selama ini tidak tergarap dengan baik, bukan malah membebani masyarakat kecil,” ujarnya.

Massa juga menuntut transparansi dari pemerintah terkait kebijakan fiskal. Mereka menganggap kenaikan PPN bertentangan dengan semangat keadilan sosial yang seharusnya dijunjung tinggi.

Aksi berlangsung selama beberapa jam dan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Salman Alfarisi menemui para massa aksi dan menjanjikan tuntutan mereka akan disampaikan ke DPR RI.

Demonstrasi ini menambah daftar panjang aksi mahasiswa di berbagai daerah yang menentang kebijakan kenaikan PPN 12%. Publik banyak telah menilai, aksi seperti ini mencerminkan keresahan masyarakat terhadap dampak ekonomi dari kebijakan pajak yang dinilai tidak inklusif.


Artikel Lain : Kenaikan PPN 12% Buat Kemiskinan Tetap Terjaga

Penulis : Yacob Munthe

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Padang Lawas
Tambang Ilegal Merajalela; Kapolres Musi Rawas Utara Harus Bertanggung Jawab
Himpunan Mahasiswa Sumatra Selatan (HMS) Gelar Latihan Dasar Organisasi; Melahirkan Regenerasi Potensial yang Berjiwa Kritis.
Korban Pengeroyokan Saat Rapat Koperasi Melapor ke Polres Nias Selatan
Masyarakat Desa Sungai Bungur Beraksi untuk Mempertahankan Hak atas Lahan Skatol
Puluhan Rumah Terbakar di Desa Tambangan Tonga, Mandailing Natal
Pasokan dan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru Terkendali di Medan
Moratorium Pemekaran, Jadi Hambatan atau Solusi?
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 November 2025 - 23:27 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Padang Lawas

Senin, 14 Juli 2025 - 12:51 WIB

Tambang Ilegal Merajalela; Kapolres Musi Rawas Utara Harus Bertanggung Jawab

Selasa, 1 Juli 2025 - 01:59 WIB

Himpunan Mahasiswa Sumatra Selatan (HMS) Gelar Latihan Dasar Organisasi; Melahirkan Regenerasi Potensial yang Berjiwa Kritis.

Sabtu, 24 Mei 2025 - 21:33 WIB

Korban Pengeroyokan Saat Rapat Koperasi Melapor ke Polres Nias Selatan

Jumat, 17 Januari 2025 - 11:44 WIB

Masyarakat Desa Sungai Bungur Beraksi untuk Mempertahankan Hak atas Lahan Skatol

Berita Terbaru

Siswa penerima MBG di SD MI Raudhatul Jannah, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, 30 Mei 2025. Penamara/AgnesMonica

Nasional

Kenaikan Anggaran Program MBG; Urgensi atau Ambisi Belaka?

Jumat, 9 Jan 2026 - 00:04 WIB

Ilustrasi : Banksy, Seniman Jalanan Misterius | take via hot.detik.com

Esai

Terorisme: Kejahatan Luar Biasa Tanpa Yurisdiksi Jelas

Selasa, 6 Jan 2026 - 11:33 WIB