Insiden Keributan Mahasiswa Unpam: Hima Fakultas Hukum Laporkan KBM Atas Pencemaran Nama Baik

| PENAMARA . ID

Selasa, 8 Oktober 2024 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PENAMARA.ID – Insiden keributan antara mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) yang terjadi pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tanggal 7 September 2024 kini mencuat dan menjadi perhatian serius. Konflik ini melibatkan Organisasi Mahasiswa yang mengatasnamakan KBM serta Organisasi Kemahasiswaan Unpam (ORMAWA Unpam), khususnya Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum (Hima FH) Unpam.

Keributan bermula ketika sekelompok mahasiswa KBM melaporkan bahwa telah terjadi aksi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap anggotanya oleh pihak Ormawa. Saat ini, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka, dua di antaranya adalah anggota Hima FH Unpam.

Namun, Hima FH merasa bahwa mereka juga menjadi pihak yang dirugikan. Mereka menilai bahwa pernyataan yang disebarkan KBM di media sosial mengandung kata-kata yang tidak senonoh, mencemarkan nama baik, dan menyebarkan informasi yang tidak akurat. Ketua dan Wakil Ketua Hima FH, Adi Harianto dan Gabriel, merasa terancam oleh berbagai tuduhan yang dialamatkan kepada mereka. Oleh karena itu, mereka memilih untuk menempuh jalur hukum demi menegakkan keadilan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Tindakan provokatif yang dilakukan oleh KBM jelas merugikan kami. Kami berhak melindungi nama baik organisasi kami,” tegas Adi Harianto, Ketua Hima FH.

Adi juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal laporan tersebut hingga ditindaklanjuti untuk mendapatkan keadilan. Ia menegaskan, jika laporan tersebut tidak segera diproses, Hima FH bersama Ormawa dan Cipayung Plus akan melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk pengawalan terhadap laporan yang telah mereka ajukan.

Peristiwa ini menyisakan kebingungan dan kekhawatiran di kalangan mahasiswa, yang khawatir akan dampak dari bentrokan ini terhadap lingkungan kampus, yang seharusnya menjadi tempat yang kondusif untuk belajar.

Hima FH menegaskan bahwa mereka telah melaporkan KBM atas dugaan pencemaran nama baik dan provokasi yang dinilai tidak beralasan. “Kami sudah mengumpulkan bukti-bukti untuk mendukung laporan kami dan telah melaporkannya ke pihak berwajib,” jelas Gabriel, Wakil Ketua Hima FH.

Surat

Situasi ini juga memicu kekhawatiran di kalangan jajaran Unpam. Pihak kampus telah mengupayakan dialog antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah ini secara internal, namun hingga kini KBM dikabarkan belum menerima upaya mediasi dari pihak kampus.

Diharapkan pihak universitas dapat mengambil langkah preventif untuk mencegah terulangnya insiden serupa dan menciptakan suasana kampus yang lebih harmonis. Bagaimana konflik ini akan diselesaikan masih menjadi tanda tanya. Semua pihak berharap agar universitas mengambil sikap tegas terhadap oknum-oknum yang diduga menyebarkan berita palsu yang memperkeruh suasana di lingkungan kampus.


Artikel Lain : Dishub Tangsel belum Maksimal, Masyarakat yang Terancam

Penulis : Ari Sujatmiko

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Lima Warga Terjangkit DBD, Peran RT-RW di Batusari Dipertanyakan
Nada, Doa, dan Donasi: Lintas Komunitas Tangerang Bergerak untuk Korban Bencana Sumatera
Gen-Z Culture Fest 2025 Digelar di Global Institut
Terancam Gagal Raih Adipura, KLH Cap ‘Tangerang Raya’ Masih Masuk Kategori Kota Kotor
Arah Politik Lima Tahun Kedepan PDI Perjuangan Kota Tangerang Telah Ditentukan
Arief Wibowo Dorong Penguatan Kapasitas Guru Ngaji: Investasi SDM Kota Tangerang
GMNI Tangerang Selatan Kecam Status Hukum dan Klaim Kepemilikan Lahan Situ Rompong Oleh Swasta
Fraksi PDIP Kota Tangerang Apresiasi APBD 2026: Insentif Pengurus Rumah Ibadah Diperluas untuk Semua Agama
Berita ini 631 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:47 WIB

Lima Warga Terjangkit DBD, Peran RT-RW di Batusari Dipertanyakan

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:26 WIB

Nada, Doa, dan Donasi: Lintas Komunitas Tangerang Bergerak untuk Korban Bencana Sumatera

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:57 WIB

Gen-Z Culture Fest 2025 Digelar di Global Institut

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:51 WIB

Terancam Gagal Raih Adipura, KLH Cap ‘Tangerang Raya’ Masih Masuk Kategori Kota Kotor

Senin, 15 Desember 2025 - 07:54 WIB

Arah Politik Lima Tahun Kedepan PDI Perjuangan Kota Tangerang Telah Ditentukan

Berita Terbaru

Balai Buku Progresif

Opini

Emansipasi yang Tak Pernah Sampai ke Dapur dan Pabrik

Rabu, 14 Jan 2026 - 02:34 WIB

Siswa penerima MBG di SD MI Raudhatul Jannah, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, 30 Mei 2025. Penamara/AgnesMonica

Nasional

Kenaikan Anggaran Program MBG; Urgensi atau Ambisi Belaka?

Jumat, 9 Jan 2026 - 00:04 WIB