PENAMARA.ID | Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tangerang, selenggarakan acara diskusi bersama Mahasiswa dan OKP Kota Tangerang. Mengangkat tema “Kolaborasi Generasi Z Menuju Indonesia Emas 2024“, di halaman kantor Kesbangpol Kota Tangerang. (Senin, 23/07/2024)
Diskusi ini turut menghadirkan PJ Walikota Dr. Nurdin, Kepala BNN, Akademisi, Aktivis Pemuda, Mahasiswa dan OKP Kota Tangerang.
Kepala Dinas Kesbangpol Kota Tangerang Teguh Supriyanto menjelaskan, tujuan acara ini sebagai pemantik membangun kemitraan, kolaborasi pemerintah dengan mahasiswa, sehingga acara ini menjadi wadah diskusi interaktif antara generasi Z dengan pemerintah daerah secara langsung, acara ini menjadi atensi langsung dari PJ Walikota Dr. Nurdin dalam Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045.
“Dalam kesempatan ini elemen seperti mahasiswa, IMM, GMNI, HMI, BEM U Umt, Unis, Stisnu, Global Institut, BSI, turut hadir dalam acara tersebut. Acara yang dianggarkan oleh APBD yang ada pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kota Tangerang” ucapnya.
Moderator, Narasumber, hingga audiens yang kompeten menjadikan diskusi lebih hidup serta interaktif.
“Kami dari Kesbangpol mengharapkan masukan yang konsumtif untuk Kota Tangerang, dan kami akan sampaikan kepada pimpinan. Menuju Indonesia Emas 2045 saran dan masukan dari generasi z sangatlah penting” tuturnya.
PeJabat (PJ) Walikota Dr. Nurdin mengatakan, Generasi Z harus ikut serta dalam berkolaborasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Maka dari itu saya mengajak kepada mahasiswa sebagai Agent Of Change untuk berkolaborasi menuju Indonesia Emas 2045” ucapnya.
“Saya harap diskusi forum ini berkelanjutan untuk membangun komunikasi intens antara mahasiswa yang mewakili generasinya dengan kami selaku pemerintah daerah. Kami bagian dari pemerintahan memfasilitasi waktu dan ruang untuk menggapai Indonesia Emas 2024” tambahnya.
Artikel Lain :
Bioetanol untuk Kurangi Polusi dan Hemat Anggaran Kesehatan
Banyak Korban Pelecehan Seksual Lingkungan Pendidikan Tidak Berani Bersuara, Kenapa?
PJ Gubernur Berpotensi Terseret Kasus Komisi Informasi Banten
Penulis : Alda
Editor : Redaktur






