PENAMARA.id — Tepat 20 Februari 2025 kemarin telah dilaksankannya pelantikan kepala daerah secara serentak oleh Presiden Prabowo. Pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan telah terpilih kembali dalam Pilkada serentak 2024. Hal ini menunjukan kepercayaan masyarakat Tangerang Selatan masih tinggi kepada pasangan Walikota dan Wakil Walikota Benyamin-Pilar. Menuju satu tahun Ben-Pilar di Kota Tangerang Selatan sebenarnya menimbulkan pertanyaan, apakah pasangan ini adalah representasi sebuah keseriusan atau sekedar melanggengkan kekuasaan yang sudah ada?
Dalam beberapa bulan kebelakang, Tangerang Selatan yang sering disebut sebagai Kota Strategis dari salah satu halaman Provinsi Banten justru mengalami berbagai persoalan yang tak kunjung usai dan dirasa mencoreng nama baik Kota Tangerang Selatan secara khusus dan Provinsi Banten secara umum.
Ketidakmampuan Pemerintah Kota Tangsel dalam mengelola persoalan yang ada dengan baik adalah bukti rombengnya sistem yang ada di kota Tangerang Selatan. Masalah yang tak kunjung usai mulai dari masalah lingkungan, praktek prostitusi, KKN, hingga kekerasan dan tindak kriminal yang masih kerap terjadi di Kota dengan Motto Cerdas, Modern, Religius ini menunjukkan kontradiksi besar dalam perbuatan nya.
Tentu saja ini adalah PR besar yang tak kunjung dapat diselesaikan oleh Pemerintah Kota Tangsel yang sebenarnya berdampak besar bagi kehidupan sosial warganya. Harusnya, masalah sosial yang mendasar seperti jaminan keamanan dan kesehatan merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota secara penuh. Namun, kami melihat kegagalan serius dalam menangani persoalan mendasar tersebut.
Menuju satu tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan ini, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang Selatan untuk merefleksikan serta mengevaluasi secara penuh dan bersama bagaimana jalannya Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Ini semua adalah bentuk dari kepedulian kita sebagai warga Kota Tangerang Selatan dan juga berguna untuk memberikan api semangat pembangunan kepada Pemerintah Kota Tangsel dan mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan, bahwa kami menuntut keseriusan dan penyelesaian yang kongkrit, tegas, dan lugas dari Pemerintah Kota Tangsel untuk membenahi persoalan-persoalan yang ada.
Masyarakat Situ Rompong Menolak Akuisisi Lahan Negara oleh PT Sahid Putra Harapan Berbekal SHGB BPN Tangsel
Catatan Kritis Sampah Kota Tangerang Selatan
GMNI Kota Tangerang Selatan beri Kado Istimewa (Aksi Evaluasi) dalam Perayaan HUT Tangsel ke-17
Penulis : Sadam Fiqri
Editor : Redaktur






