PENAMARA.ID – Usai kunjungannya di Inggris yang menghasilkan kesepakatan berjudul “Kemitraan Strategis Baru” dengan Pemerintahan Inggris dan Raih Komitmen Invertasi sebesar 8,5 miliar dollar AS, Presiden Prabowo lanjutkan kunjungan luar negerinya ke Uni Emirat Arab (UEA) dan bertemu Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Presiden UEA.
Pertemuan dilaksanakan di Istana Kepresidenan Qasr Al Watn, Abu Dhabi, UEA, Sabtu (23/11/2024). Dalam pertemuan tersebut berfokus membahas tentang penguatan hubungan bilateral antara Indonesia-UEA; dan mengenai isu-isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan kedua negara.
“Prioritas dalam pemerintahan yang saya pimpim, kedepan adalah pertama untuk menjamin keamanan dan ketahanan pangan; kedua ketahanan energi; dan selanjutnya untuk melaksanakan hilirisasi, prosesing daripada semua bahan baku kita di Indonesia supaya mendapat nilai tambah. Ini berarti kita ingin melaksanakan industrialisasi yang sangat besar,” jelas Presiden Prabowo, dikutip dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden yang diunggah Minggu (24/11/2023).
Presiden Prabowo juga mengajak UEA berpartisipasi dalam ekonomi Indonesia, yang agendanya memiliki kesamaan. “Kita bisa bekerja dibeberapa bidang dan kami ingin mengundang Uni Arab Emirat untuk aktif berpartisipasi dalam ekonomi kami.” Ucap Presiden Prabowo.
Menurut Presiden Prabowo, kesediaan UEA dukungan terhadap berbagai agenda di Indonesia terlihat melalui kontribusi UEA dalam pembantukan Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia, yaitu Indonesia Investment Authority (INA) pada tahun 2021, yang memberikan bantuan senilai 10 miliar dolar AS.
Kontribusi ini menjadikan UEA sebagai negara dengan investasi terbesar, diantara negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Kanada, Belanda, dan Jepang. Investasi yang setara dengan Rp 142 triliun tersebut digunakan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan dalam peningkatan koordinasi pada tingkat teknis, pelaksanaan, hingga tindak lanjut untuk mempercepat tindak lanjut kerja sama seperti yang telah dibahas.
Kunjungan Presiden Prabowo di UEA menjadi kunjungan kenegaraan yang terakhir selama 16 hari, dimulai dari China (8-10 Nov), Amerika Serikat (10-13 Nov), Peru (13-16 Nov) menghadiri Asia Pasific Economic Cooperation (APEC), Brasil (16-19 Nov) menghadiri G20 ke-19, Inggris (20-22 Vov), dan terakhir UEA (23 Nov).
Presiden Prabowo pun hari ini (24/11) tiba di Tanah Air sekitar pukul 05.00.
Artikel Lain : Prabowo-Starmer Sepakati Kemitraan Strategis Baru Indonesia-Inggris yang Membahas Krisis Timur Tengah
Penulis : Devis Mamesah
Editor : Redaktur






