Waspada Oknum Penipu Berkedok Agen Tiket Pesawat via Media Sosial

| PENAMARA . ID

Minggu, 24 November 2024 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Penipuan | Oleh: Devis Mamesah

Ilustrasi Penipuan | Oleh: Devis Mamesah

PENAMARA.ID | Kota Tangerang – Maraknya oknum yang mengaku sebagai sub-agen perjalanan online (online travel agent/OTA) yang tidak resmi belakangan ini telah menambah kekhawatiran bagi konsumen yang hendak memesan tiket pesawat secara daring.

Para pelaku penipuan ini kerap mengiming-imingi harga tiket pesawat yang sangat murah atau menawarkan diskon besar yang menggoda. Karena itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang terlihat ‘terlalu’ menguntungkan.

Modus yang biasa digunakan oleh penipu ini adalah dengan promosi tiket murah atau promo melalui platform media sosial. Mereka sering kali mengaku sebagai agen resmi atau bagian dari OTA yang terpercaya, lalu mengarahkan calon korban untuk melakukan komunikasi langsung via WhatsApp atau telepon.

Tujuan dari langkah ini adalah untuk mempermudah penipu dan menghindari pengecekan yang lebih mendalam. Hal tersebut, seperti yang dialami oleh Muflih, warga Medan, pada Minggu, 24 November 2024.

Muflih, yang membutuhkan dua tiket pesawat Lion Air dari Bandara Soekarno-Hatta ke Kualanamu, diminta untuk mentranfer uang sebesar Rp 3,6 juta sebagai pembayaran tiket. Pelaku meyakinkan dengan mengatakan bahwa pembayaran dilakukan secara normal terlebih dahulu, sementara diskon yang dijanjikan akan dikembalikan melalui sistem cashback.

“Karena saya butuh dua tiket, saya transfer dua kali, totalnya sekitar Rp.3.600.000 Juta. Karena kata pelaku pembayaran normal dulu, nanti potongannya di cashback,” kata Muflih. Meskipun merasa curiga, Muflih tetap melakukan pembayaran ke rekening BRI milik pelaku atas nama Asep Ridwan Alawi.

Setelah pembayaran dilakukan, Muflih mencoba untuk mengonfirmasi tiketnya ke pihak bandara Sukarno-Hatta dan sadar ternyata ia telah menjadi korban penipuan. “Pas kami konfirmasi kepada pihak bandara Sukarno-Hatta ternyata itu penipuan 100%,” ucap Muflih pasrah.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat di seluruh Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam memesan tiket pesawat secara online. Penipu seperti ini dapat menimpa siapa saja, tanpa memandang status sosial dan latar belakang ekonomi.

Penting untuk selalu memastikan keaslian agen atau platform sebelum melakukan transaksi pembayaran tiket pesawat. Seperti yang dialami Muflih warga Medan yang memesan tiket murah Lion Air melalui media online WhatsApp dengan nomer telepon 0895705010400.


Artikel Lain : Antisipasi Pelanggaran, Ketua Bawaslu Jakpus Awasi Langsung Kampanye Akbar Para Paslon

Penulis : Fiqri [Bibir]

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Aktivis Soroti Limbah Peternakan Sapi Diduga Milik Anggota DPRD Banten
Pendidikan, Outsourcing, dan MBG Jadi Sorotan dimimbar Bebas GMNI Kota Tangerang
UPTD PPA Tangerang Dampingi Korban Asusila Cipondoh Sejak 27 April
Pendidikan Gelap di Provinsi Banten
Guru Honorer Masih Tersisa, Disdik Kota Tangerang Sebut jadi PR Nasional
Website DPRD Lebak Diretas, Muncul Pesan “Hentikan MBG”
Gadis 17 Tahun di Tangerang jadi Korban Asusila Usai Diberi Alkohol
Tak Mau Hardiknas Jadi Seremoni, GMNI Lebak Turun ke Jalan Desak RUU Sisdiknas

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:33 WIB

Aktivis Soroti Limbah Peternakan Sapi Diduga Milik Anggota DPRD Banten

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:03 WIB

Pendidikan, Outsourcing, dan MBG Jadi Sorotan dimimbar Bebas GMNI Kota Tangerang

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:32 WIB

UPTD PPA Tangerang Dampingi Korban Asusila Cipondoh Sejak 27 April

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:58 WIB

Pendidikan Gelap di Provinsi Banten

Senin, 4 Mei 2026 - 17:22 WIB

Guru Honorer Masih Tersisa, Disdik Kota Tangerang Sebut jadi PR Nasional

Berita Terbaru

Pen·dapat

Indonesia, Sampah, dan Ancaman Emisi Metana

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:32 WIB