Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi III Fraksi Partai NasDem, Anggiat Sitohang, turun langsung menyerap aspirasi warga dalam reses kedua di RW 14, Kecamatan Cibodas, Sabtu (28/3/2026). Pertemuan berlangsung hangat namun sarat keluhan—dari banjir hingga minimnya akses transportasi umum.
Sejak awal kegiatan, warga tampak antusias menyampaikan berbagai persoalan lingkungan. Isu banjir menjadi sorotan utama. Genangan air yang kerap muncul saat hujan deras disebut makin parah karena sistem drainase yang belum optimal.

“Kalau hujan deras, air cepat naik dan lama surut,” keluh salah satu warga saat dilokasi.
Tak hanya banjir, warga juga menyinggung soal akses transportasi. Angkutan kota Si Benteng dinilai belum menjangkau wilayah RW 14. Kondisi ini membuat mobilitas warga terbatas, terutama bagi pelajar dan pekerja yang mengandalkan transportasi umum.
Menanggapi keluhan tersebut, Anggiat memastikan seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait. Ia menegaskan, persoalan banjir menjadi perhatian serius pemerintah.
“Untuk penanganan jangka panjang, Pemkot Tangerang sudah membebaskan lahan seluas 1,6 hektare di Jalan Dharmawangsa. Di lokasi itu akan dibangun embung untuk mengurangi risiko banjir,” ujar Anggiat.
Ia menekankan, reses bukan sekadar formalitas, melainkan jembatan antara kebutuhan warga dan kebijakan pemerintah.
“Kami ingin setiap aspirasi yang disampaikan tidak berhenti di sini. Harus diperjuangkan sampai terealisasi sesuai kebutuhan di lapangan,” tegasnya.
Ketua RW 14, Subandi, mengapresiasi kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat. Menurutnya, forum reses menjadi ruang penting bagi warga untuk menyuarakan persoalan secara langsung.
“Ini bentuk perhatian nyata. Kami berharap keluhan warga, terutama soal banjir dan infrastruktur seperti trotoar, bisa segera ditindaklanjuti,” kata Subandi.
Penulis : Sujatmiko






