Tak Sentuh 40 Persen Survei, Pilkada DKI Jakarta Potensi Dua Putaran

| PENAMARA . ID

Jumat, 8 November 2024 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber gambar: kaltim.tribunnews.com/Calon Gubernur DKI Jakarta 2024, Pramono Anung (Kiri), RIdwan Kamil (Tengah) dan Dharma Pongrekun (Kanan).

Sumber gambar: kaltim.tribunnews.com/Calon Gubernur DKI Jakarta 2024, Pramono Anung (Kiri), RIdwan Kamil (Tengah) dan Dharma Pongrekun (Kanan).

PENAMARA.ID | Jakarta – Pilkada Jakarta diikuti oleh 3 pasangan calon (paslon) baik diusungan gabungan partai politik maupun jalur independen. Dilansir dari hasil survei Litbang Kompas Pilgub DKI Jakarta potensi dua putaran.

Hasil survei Litbang Kompas yang diselenggarakan pada 20-25 Oktober 2024 lalu, menunjukan elektabilitas untuk ketiga pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Jakarta dengan hasil, nomor urut 1 Ridwan-Suswono 34,6%, nomor urut 2 Dharma-Kun 3,3%, Pramono-Rano 38,3%, untuk pemilih yang menjawab ‘tidak tahu’ sebanyak 23,8% dan belum menjawab atau menjawab rahasia sebesar 3,2% (total 27%).

Lalu sebagai dasar hukum, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (mencabut Undang-Undang sebelumnya Nomor 29 Tahun 2007) pasal 10 ayat 2 dan 3 menyatakan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur akan ditetapkan jika memperoleh suara lebih dari 50%, dan jika tidak tercapai perolehan suara tersebut akan diadakan pemilihan putaran kedua.

Secara praktis tentu sekmen masyarakat yang masih belum menentukan pilihannya mesti jadi target para paslon. Faktor ketidakpastian ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kurang percaya atas janji politik, hingga minim informasi tentang visi dan misi calon apa sesuai dengan persoal Jakarta.

Analisa Situasi Pilkada DKI Jakarta oleh Pengamat

Senada menurut pengamat politik dari Universitas Al Azhar Jakarta, Ujang Komarudin bahwa pemilih Jakarta cendrung rasional dan sikapnya bisa berubah-ubah mengikuti dinamika. Pemilih Jakarta cenderung mempertimbangkan solusi yang ditawarkan para kandidat.

Sementara analisa berbeda dari pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing. Dia menilai Pilkada Jakarta diprediksi satu putaran. “Saya melihat itu satu putaran karena calon lainnya elektabilitasnya tidak begitu meningkat, di sekitar-sekitar di situ stagnan, bahkan bisa menurun,” ungkap Emrus Kamis kemarin (7/11). [3]

Kedua pengamat menyampaikan analisa berdasarkan rasional pemilih di Jakarta, yang peka terhadap isu, juga punya solisi paling masuk akal terhadap persoalan. Diluar itu semua mereka tetap mematok terhadap kesosokan para paslon Gubernur/Wakil Gubernur ini.

Ditengah-tengah Trubus Rahadiansyah, pengemat kebijakan publik dari Universitas Trisakti menilai, meski menggagas Jakarta sebagai kota global oleh Ridwan Kamil dan Pramono Anung. Ketiga paslon tidak menguasai masalah Jakarta sepernuhnya.

Trubus juga menyampaikan sektor riset dan inovasi masih lemah yang menjadi syarat kota global, “Yang lemah itu di sektor inovasi dan riset. Kan, salah satu syarakat untuk kota globar indikatornya mengenai inovasi dan riset. Ini nggak ada agar anggaran diperuntukan bagi para peneliti untuk riset pengembangan Jakarta misalnya,” jelasnya.

Kampanye tinggal puluhan hari lagi hingga 23 November, yang jadi harapan tidak sampai pada menang kandidat yang dipilih, tetapi dijalankan visi-misi dengan penuh pengawasan juga ketegasan dari pemimpin demi menghindari korupsi dan tepat penyusunan serta pelaksanaan regulasinya.


Artikel Lain : Prabowo Umumkan Susunan Kabinet Merah Putih 2024-2029

Penulis : Devis Mamesah

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Ketika Putusan Pengadilan tak Lagi Berkepastian Hukum; Wujud Diamnya Negara Lewat OJK
GMNI Jakarta Timur Audiensi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bahas Dugaan Pengadaan Korupsi Mesin Jahit dan Peran Pemuda dalam Pengawasan Hukum.
FKPPAI Jakarta Timur dan DPP GJPI Resmikan Posko Bantuan Bencana di Hari Pahlawan : Gerakan Nyata Pemuda untuk Kemanusiaan dan Alam.
Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia Resmi Bentuk Pengurus Wilayah Jakarta Timur Masa Bhakti 2025–2028.
Menwa Jayakarta Apresiasi Sikap Positif Gubernur Jakarta dalam Menyikapi Pengurangan DBH dan Isu Mengendapan Dana.
Desak Presiden Cabut IUP Smart Marsindo dan Tangkap Bos HSM; SEMMI Malut Datangi KPK
Efrem Elman Siarif Ndruru dan Noval Fahrizal Gunawan Terpilih Sebagai Ketua Cabang GMNI Jakarta Timur Periode 2025-2027.
Perayaan HUT PERATIN, Herman Febrian Resmi Dilantik dan Dikukuhkan Sebagai Ketua DPC PERATIN Jakarta Pusat.
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 00:34 WIB

Ketika Putusan Pengadilan tak Lagi Berkepastian Hukum; Wujud Diamnya Negara Lewat OJK

Sabtu, 29 November 2025 - 16:00 WIB

GMNI Jakarta Timur Audiensi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bahas Dugaan Pengadaan Korupsi Mesin Jahit dan Peran Pemuda dalam Pengawasan Hukum.

Jumat, 14 November 2025 - 17:39 WIB

FKPPAI Jakarta Timur dan DPP GJPI Resmikan Posko Bantuan Bencana di Hari Pahlawan : Gerakan Nyata Pemuda untuk Kemanusiaan dan Alam.

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:00 WIB

Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia Resmi Bentuk Pengurus Wilayah Jakarta Timur Masa Bhakti 2025–2028.

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:37 WIB

Menwa Jayakarta Apresiasi Sikap Positif Gubernur Jakarta dalam Menyikapi Pengurangan DBH dan Isu Mengendapan Dana.

Berita Terbaru

Siswa penerima MBG di SD MI Raudhatul Jannah, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, 30 Mei 2025. Penamara/AgnesMonica

Nasional

Kenaikan Anggaran Program MBG; Urgensi atau Ambisi Belaka?

Jumat, 9 Jan 2026 - 00:04 WIB

Ilustrasi : Banksy, Seniman Jalanan Misterius | take via hot.detik.com

Esai

Terorisme: Kejahatan Luar Biasa Tanpa Yurisdiksi Jelas

Selasa, 6 Jan 2026 - 11:33 WIB