Oleh: Fadel Husaien Jay Rusbal
PENAMARA.id — Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di berbagai titik di wilayah Tangerang Selatan, salah satunya di SMK Letris Bintaro dengan tema “Mencegah Bullying di Lingkungan Sekolah“. Tema ini diangkat karena melihat urgensi dari kasus bullying yang marak terjadi di lembaga pendidikan, dalam hal ini Sekolah Menengah Atas/Kejuruan. Kita dapat simak cara mencegah bullying di sekolah ala mahasiswa unpam ini.
Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan partisipatif, serta diikuti oleh puluhan siswa-siswi yang sangat antusias menyimak materi edukatif mengenai jenis-jenis bullying, dampak psikologis, serta bagaimana langkah-langkah pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu sosial yang kerap terjadi di kalangan remaja sekolah. Melalui edukasi langsung, diharapkan terciptanya lingkungan belajar yang lebih aman dan sehat secara mental bagi para siswa.
Melalui kegiatan ini, para pelaksana PKM berharap kepada para siswa untuk dapat mengenali bentuk-bentuk bullying serta memahami besarnya dampak yang ditimbulkan bagi korban dan lingkungan sekitar. Agenda yang diusung oleh pelaksana PKM ini antara lain soal penyuluhan dan presentasi tentang definisi, jenis, serta dampak yang ditimbulkan dari bullying. Kemudian terbukanya ruang diskusi yang interaktif dengan para siswa-siswi mengenai cara menghadapi dan juga bagaimana melaporkan tindakan bullying. Tak lupa, kami juga melakukan simulasi pencegahan bullying di lingkungan sekolah agar para siswa-siswi peka terhadap hal-hal yang bermuatan bullying. Pembagian pamflet dan materi edukatif juga menjadi senjata utama sebagai bahan penyadaran para siswa-siswi tentang bullying itu sendiri.
Partisipasi aktif dari para siswa-siswi sangat menunjukkan bahwa topik bullying ini sangat relevan dan penting untuk terus didiskusikan dan disosialisasikan di tiap-tiap lembaga pendidikan kita. Antusiasme ini juga sebenarnya menunjukan bahwa, kasus bullying juga merupakan fenomena gunung es yang seringkali tak terungkap secara terang benderang, sehingga momok bullying selalu menghantui wajah pendidikan kita.
Maksud dari fenomena gunung es ini adalah bagaimana kasus bullying seringkali kasus yang tidak terungkap atau tidak dilaporkan, sehingga yang terlihat hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan masalah yang sebenarnya jauh lebih besar. Banyak kasus bullying yang tersembunyi di bawah permukaan, baik karena korban takut melapor, pelaku tidak tertangkap, atau karena kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak negatif bullying.
Harapan besar kami selaku pelaksana dari kegiatan PKM ini selain dari partisipasi aktif dari setiap siswa-siswi adalah semakin banyak siswa yang teredukasi dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing sehingga fenomena gunung es ini dapat terselesaikan sedikit demi sedikit karena adanya peran aktif dari setiap siswa-siswi di masing-masing sekolahnya.
Artikel Lainnya: Mahasiswa Universitas Raharja Adakan Lomba di Taman Baca Insan Ar Rasyid Tangerang
Penulis : Fadel Husaien Jay Rusbal
Editor : Agnes Monica






