PENAMARA.ID | Jakarta – Tahapan Pilkada 2024 untuk penyusunan Daftar Pemilih sampai pada penghujung yakni, penetapan DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan) ditingkat kelurahan dari tanggal 7 sampai 9 telah dilaksanakan, dan tingkat kecamatan ditetapkan hari ini (10/09/2024).
Kecamatan Senen, Selasa 10 September 2024 menggelar penetapan DPSHP dengan jumlah pemilih sebanyak 91.084, dengan rincian laki-laki 45.060 dan perempuan 46.024 tersebar di 6 Kelurahan (Kramat, Paseban, Kwitang, Bungur, Kenari, Senen).
Pengesahan DPSHP oleh PPK Senen (Panitia Pemilihan Kecamatan) dihadiri oleh masing-masing Tim Bakal Pasangan Calon baik dari jalur Independen maupun Partai dan gabungan Partai yang menunggu penetapan sebagai Bakal Calon di tanggal 22 September 2024.

Masyarakat juga dihimbau untuk melakukan pengecekan tempat pemilihannya oleh Komisioner KPU Kota Jakarta Pusat Fitriani “bapak ibu sekarang lebih mudah dan aman melakukan pengecekan apakah sudah terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada 2024 di cek dpt online, juga lebih aman karena ada OTP (One-Time Password) ke masing-masing pengecek dari website resmi (KPU https://cekdptonline.kpu.go.id/)”. Beliau juga menambahkan, “dengan hadirnya bapak ibu sekalian menjadi bukti kepedulian terhadap pemilihan kepala daerah nantinya, kami pun berharap dengan pleno baik tingkat kelurahan lalu dan kecamatan hari ini dapat menjadi bukti bahwa penyelenggaraan Pilkada selalu terbuka dalam setiap tahapannya”, tutup Fitriani dalam sambutannya.
Ketua PPK Kecamatan Senen Abdul Hakim juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan kerja sama seluruh pihak dari awal sampai akhir, “terima kasih kepada PPS (Panitia Pemungutan Suara) se-Kecamatan Senen atas kerja kerasnya sedari masa Coklit sampai masa Tangmas, Tanggapan Masyarakat dan kepada Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) ibu Chatalila Naomi atas kerjasamanya, tidak lupa terima kasih untuk Panwas Kecamatan sampai Kelurahan/Desa”.

78 hari lagi Pemilihan Kepala Daerah yang dilaksanakan serentak 27 November 2024, jadi momen bersejarah juga penentu tidak hanya 5 tahun kedepan tapi juga sepanjang sejarah baik kebijakan ekonomi, situasi politik, dan kehidupan sosial masyarakat.
Jakarta sendiri berharap pemimpin yang mampu mengurai kemacetan, mengatasi kebanjiran, serta memastikan masa depan Jakarta bakal seperti apa yang sewaktu-waktu bisa berpindah sebagai Ibu Kota hanya dengan menerbitkan Keputusan Presiden untuk Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan – Pilkada ini memang membuat penasaran siapa yang jadi pemimpinnya, namun yang paling dinanti masyarakat bagaimana inovasi pemenang dalam menyelesaikan persoal masyarakat yang dirasa, juga yang akan dihadapi.
Penulis : Devis Mamesah
Editor : Redaktur






