GOR Dimyati, Kecamatan Tangerang, kembali menjadi pusat energi olahraga anak muda. Sejak 16 November hingga 30 November 2025 mendatang, Perbasi Kota Tangerang menggelar Turnamen Wali Kota Cup 2025, sebuah kompetisi basket antar-kecamatan yang untuk pertama kalinya diadakan di Kota Tangerang. Ajang perdana ini resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, dan dihadiri para camat se-Kota Tangerang.

Turnamen ini menjadi ruang baru bagi lahirnya potensi atlet muda. Semangat itu pula yang ditegaskan Rusdi Alam dalam sambutannya. Ia menilai Wali Kota Cup bukan sekadar turnamen, melainkan tonggak pembinaan olahraga yang harus terus dijaga keberlanjutannya.
“Kegiatan Wali Kota Cup 2025 ini adalah yang pertama, dan harapan kami bisa menjadi agenda rutin setiap tahun,” ujar Rusdi Alam dalam wawancara usai pembukaan. “Kami di DPRD sangat mengapresiasi. Ini menjadi ajang bagi pemerintah kota untuk memberikan ruang kepada anak-anak muda khususnya para atlet untuk tumbuh dan berkembang melalui berbagai kompetisi.” Minggu, (16/11/25)
Rusdi menyebut Wali Kota Cup punya potensi menjadi salah satu kompetisi bergengsi tingkat kota karena memperebutkan piala Wali Kota. Lebih jauh ia berharap dari ajang ini lahir bibit-bibit atlet basket yang mampu membawa nama Kota Tangerang di kancah nasional maupun internasional.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD bersama Pemerintah Kota Tangerang dalam memfasilitasi sarana olahraga. Menurutnya, sejumlah venue di kota ini sudah memadai dan tinggal dioptimalkan untuk kompetisi lintas cabang olahraga.
“Harapannya bukan cuma basket. Ke depan, Wali Kota Cup bisa hadir di cabang-cabang lain. Turnamen seperti ini penting karena bisa membentuk mental positif, membangun generasi yang sehat, sekaligus menumbuhkan daya saing,” kata Rusdi.
Selain itu, Rusdi mendorong Perbasi dan seluruh pengurus pencab olahraga untuk lebih aktif menyelenggarakan turnamen. Ia tak menutup kemungkinan Kota Tangerang dapat menjadi tuan rumah kompetisi berskala nasional di masa mendatang.
“Kalau memungkinkan, ke depan ada turnamen nasional. Hari ini DBL berjalan, siapa tahu bisa kita dorong agar event-event besar juga hadir di Kota Tangerang. Itu akan memicu para atlet kita untuk terus berkembang,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menilai penyelenggaraan Wali Kota Cup 2025 adalah terobosan yang penting. Ia menekankan bahwa kompetisi antar-kecamatan justru lebih strategis dibanding antar-klub yang selama ini umum dilakukan.
“Dalam 10 tahun terakhir, kita belum pernah mengadakan Perbasi antar-kecamatan. Kalau antar-klub sudah biasa,” ujar Kaonang.
Menurutnya, format antar-kecamatan memungkinkan munculnya talenta-talenta baru yang selama ini tidak terpantau karena bernaung di klub luar daerah.
“Bisa jadi anak-anak di Benda atau Ciledug ikut klub di Jakarta, sehingga tidak pernah tampil di kompetisi Kota Tangerang. Padahal mereka warga Tangerang. Nah, lewat antar-kecamatan ini kita bisa melihat bakat-bakat yang selama ini tidak muncul,” jelasnya.
Kaonang menyebut turnamen ini juga menjadi langkah awal menuju Porprov 2026 yang akan digelar di Tangerang. Kompetisi antar-kecamatan dapat menjadi proses seleksi alami untuk menentukan atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen kota.
“Kita belum mampu menggelar Porkot untuk semua cabang olahraga. Tapi basket sudah mulai. Harapannya, sebelum Porprov, kita bisa menggerakkan beberapa cabang antar-kecamatan. Dengan begitu potensi bisa terlihat lebih jelas,” katanya.
Ia juga melihat turnamen ini sebagai bagian dari visi besar menjadikan Tangerang sebagai kota sport city—kota yang hidup dengan atmosfer olahraga dan kompetisi yang sehat.
Turnamen Wali Kota Cup 2025 bukan hanya kompetisi, melainkan investasi jangka panjang bagi prestasi olahraga Kota Tangerang. Dengan kehadiran Perbasi Kota Tangerang sebagai penggerak pembinaan dan dukungan penuh pemerintah kota, ajang ini menjadi jembatan penting bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun mental kompetitif.
GOR Dimyati kini menjadi saksi lahirnya generasi baru atlet basket Tangerang—generasi yang tak hanya bermain untuk kecamatan, tetapi untuk masa depan olahraga kota ini.
Turnamen masih berlangsung hingga akhir November, dan mata publik Kota Tangerang kini tertuju pada siapa yang akan menjadi kampiun perdana Wali Kota Cup 2025. Namun lebih dari soal pemenang, yang paling penting adalah: pintu kompetisi kini telah dibuka, dan masa depan atlet basket Kota Tangerang sedang dipersiapkan dari pondasi yang lebih kuat.
Penulis : Ari Sujatmiko
Editor : Redaktur






