Dua ekor sapi seberat total 1,5 ton dipotong dan dibagikan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan
Suasana hangat penuh kebersamaan tampak di halaman PT Bintang Kanguru yang berlokasi di Jl. Pembangunan No. 10, RT 002/RW 005, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (7/6). Sejak pukul 07.00 pagi, kegiatan pemotongan hewan kurban berlangsung khidmat dan tertib. Sebanyak dua ekor sapi masing masing berbobot 900 kilo dengan total daging mencapai 1,5 ton dipotong dan dagingnya didistribusikan kepada karyawan, masjid Al-Muhajirin, serta warga sekitar lingkungan perusahaan.
Sebanyak 600 kantong plastik berisi daging masing-masing seberat satu kilogram dibagikan secara merata. Proses pembungkusan daging rampung sekitar pukul 12.00 siang setelah sebelumnya penyembelihan dilaksanakan pada pukul 10.00 pagi.
“Kegiatan hari ini mencakup pemotongan hewan kurban dan pembagian daging kepada karyawan dan masyarakat sekitar. Tahun ini kami mengelola sendiri proses penyembelihan dan distribusinya, dan alhamdulillah berjalan lancar,” ujar Adi Kristanto, Komisaris PT Bintang Kanguru, saat ditemui di lokasi kegiatan.
Adi menjelaskan bahwa kurban telah menjadi agenda rutin tahunan perusahaan. Namun, tahun ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya manajemen perusahaan langsung terlibat penuh dalam seluruh proses — dari penyembelihan hingga distribusi.
“Distribusi pertama kami prioritaskan untuk karyawan. Setelah itu, kami serahkan ke Masjid Al-Muhajirin Neglasari dekat pabrik kita dan warga sekitar perusahaan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan manfaat sosial, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR),” imbuh Adi.
PT Bintang Kanguru, yang berdiri sejak era 1960-an, dikenal sebagai salah satu pionir dalam industri tekstil di Tanah Air. Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis kain yang bahan bakunya sempat diekspor ke berbagai negara. Reputasi tersebut menjadikan PT Bintang Kanguru sebagai salah satu pabrik tekstil yang diperhitungkan, terutama karena inovasi mereka yang selangkah lebih maju dibandingkan pabrik lain pada masa itu.
“Harapan kami, perusahaan dapat semakin memperhatikan kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin membangun hubungan sosial yang kuat antara perusahaan dan lingkungan,” jelas Adi.
Kegiatan ini pun disambut hangat oleh para karyawan dan warga. Salah satunya Harahap, karyawan yang telah bekerja di PT Bintang Kanguru selama lebih dari lima tahun. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas pembagian daging yang rutin diberikan tiap tahun.
“Saya dan keluarga sangat terbantu. Tahun ini kami dapat kupon untuk ambil daging, alhamdulillah semua karyawan kebagian. Bahkan masjid tempat saya salat juga dapat bagian,” ujar Abdul Ghani. “Dagingnya saya bawa pulang buat anak dan istri, biasanya kami bikin sate dan sup.”
Menurut Abdul Ghani, kedekatan antara karyawan dan manajemen terasa nyata lewat kegiatan semacam ini. “Kurban ini bukan hanya soal daging, tapi perhatian dari perusahaan. Itu yang kami rasakan,” tambahnya.
Pembagian daging dilakukan dengan sistem kupon untuk memastikan distribusi yang adil dan merata. Panitia dari internal perusahaan tampak bekerja secara sigap dan terorganisir, mulai dari proses pemotongan, pengemasan, hingga penyerahan daging ke tangan penerima.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kurban bukan hanya sebatas kewajiban religius, melainkan juga menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antar sesama — terlebih di tengah lingkungan kerja dan komunitas sekitar.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai sosial yang dijunjung tinggi, PT Bintang Kanguru kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun harmoni antara bisnis dan kemanusiaan.
Artikel Lain :
PT Bintang Kanguru Gelar Bakti Sosial Langkah Komitmen Tanggung Jawab Sosial
Hijaukan Pesisir, FORHATI dan MD KAHMI Tanam 2.000 Mangrove
Penulis : Agnes Monica
Editor : Redaktur






