PENAMARA.ID | Kota Tangerang – Para Petinggi PDIP sambangi Kota Tangerang, Banten hari ini (3/11) membahas persiapan Pilwalkot Kota Tangerang dan Pilgub Banten, yang sebentar lagi tiba dihari pencoblosannya — 27 November nanti.
Kunjungan ini awalnya hendak dihadiri Sekjend PDIP, Hasto Kristiyanto. Namun berhalangan dan dihadiri oleh Petinggi PDIP, Ribka Ciptaning bersama Sukur Nababan, Gatot Wibowo Ketua DPC PDIP Kota Tangerang, Maryono calon Wakil Wali Kota Tangerang nomor urut 3 juga Ade Sumardi calon Wakil Gubernur nomor 1.

Dalam diskusi ini Sukur Nababan menyampaikan bahwa kita jangan sampai salah pilih pemimpin, “jangan sampai orang baik dipimpin orang jahat, dan kalian (mahasiswa/pemuda) sebagai penyaring”, pungkasnya kepada mahasiswa dan pemuda.
Selanjutnya Ade Sumardi menyampaikan bahwa bersama Airin akan fokus pada persoalan masyarakat, “Balai Latihan Kerja (BLK) akan kami pakai untuk datang ke kampus, kampung, dan desa-desa memberikan pelatihan yang sesuai dengan potensi pendapatan daerah juga kompetensi masyarakat.”
“Untuk ibu-ibu, kami maksimalkan pendapatan tambahan dengan membentuk kelompok-kelompok UMK (Usaha Kecil) agar mendapatkan pembekalan karena kita tau ibu-ibu lah yang jadi garda terakhir dapur rumah tangga, ketika ayah-ayah tidak lagi bergaji,” tutupnya Ade.
“Teman-teman mahasiswa yang cerdas, kalau menemukan pasien yang takut ke dokter akibat biaya. Kawal! Jangan sampai ada diskriminasi pelayanan kesehatan, pak Ade dan Maryono harus jamin ini untuk masyarakat Tangerang – Banten.” Ucap Ribka Ciptaning, sebagai narasumber terakhir.
“Jangan sampai salah pilih nanti di tanggal 27, jangan kita pilih kelompok yang melanggar konstitusi” tegas Ribka menutup materi politiknya.
Ribka juga menyampaikan harapan agar calon yang terpilih mewakili PDIP terus konsisten memperjuangkan program-program pro-rakyat serta mendukung visi besar partai dalam memperjuangkan keadilan sosial.
Menarik dalam diskusi ini salah satu audiens perempuan menanyakan soal pelecehan seksual yang marak dalam masyarakat. Ade dengan tegas menyampaikan agar para korban jangan diam dan berani melaporkan, “Para korban harus berani melaporkan, jangan takut dan diam. Bagi kita yang punya teman dan menjadi korban mesti dikawal dan diberi dukungan” jawab Ade untuk pertanyaan tersebut.
Diskusi ini diadakan sebagai bagian dari upaya PDIP untuk memperkuat pengaruhnya di Banten, termasuk Tangerang, sebagai wilayah strategis yang memiliki suara besar. Di tengah persaingan ketat dengan partai-partai lain, PDIP diharapkan mampu mempertahankan posisinya serta memenangkan hati masyarakat dengan program dan calon pemimpin yang sesuai.
Pilkada 2024 akan menjadi ajang penting bagi PDIP untuk membuktikan eksistensinya sebagai partai yang senantiasa berpihak pada rakyat.
Artikel Lain : Skeptisisme terhadap Marhaenisme; Benarkah Marhaenisme adalah sebuah Ideologi Usang?
Penulis : Devis Mamesah
Editor : Redaktur






