Orang Tua Berhak Protes Soal Menu MBG, Teja Kusuma: Itu Uang Pajak Rakyat

| PENAMARA . ID

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Tangerang sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Teja Kusuma, menegaskan bahwa orang tua memiliki hak penuh untuk menyampaikan protes apabila menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak layak.

Menurut Teja, program MBG dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari pajak rakyat. Karena itu, masyarakat tidak boleh merasa takut atau dibungkam saat menyampaikan kritik.

“MBG itu dibiayai APBN yang berasal dari pajak rakyat. Sangat berhak untuk protes. Menyampaikan pendapat adalah hak asasi, apalagi protes untuk kebaikan program pemerintah yang dibiayai uang rakyat,” ujarnya saat diwawancarai via Whatsapp oleh wartawan Satelitnews, Minggu (1/2/2026).

Ia menekankan, kritik dari orang tua justru merupakan bentuk kepedulian terhadap kualitas program, bukan upaya menjatuhkan pemerintah. Dalam negara demokrasi, pengawasan publik merupakan bagian penting untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuan.

Terkait potensi intimidasi terhadap masyarakat yang menyampaikan kritik, Teja memastikan pihaknya membuka ruang pengaduan. Ia meminta masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila merasa ditekan oleh pihak tertentu.

“Sampaikan kepada Fraksi PDI Perjuangan apabila masyarakat ada yang merasa diintimidasi oleh oknum siapa pun yang membela keburukan,” tegasnya.

Selain jalur politik, ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan ruang publik dan media sosial sebagai sarana pengawasan. Menurutnya, transparansi akan terbangun apabila masyarakat aktif menyuarakan temuan di lapangan.

“Silakan isi kolom media sosial, posting dan viralkan jika menemukan ketidaksesuaian. Pemerintah seharusnya berterima kasih karena masyarakat ikut mengawasi sampai detail, sehingga kondisi nyata di lapangan bisa diketahui,” katanya.

Dalam hal pengawasan kualitas makanan, Teja mendorong transparansi menyeluruh. Ia mengusulkan pembentukan komite pengawas independen yang melibatkan orang tua, sekolah, dan unsur masyarakat.

“Saya kira masyarakat, orang tua, dan sekolah perlu didorong membentuk komite pengawas independen untuk memastikan makanan yang diterima anak-anak benar-benar layak dan aman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sanksi tegas terhadap penyedia apabila ditemukan ketidaksesuaian atau kelalaian dalam penyediaan makanan. Menurut dia, pelanggaran tidak cukup diselesaikan dengan permintaan maaf, terlebih jika menimbulkan korban atau trauma pada siswa.

“Sanksi harus tegas. Tidak sekadar minta maaf. Jika sampai jatuh korban dan menimbulkan trauma, cabut izin operasionalnya. Bahkan bila kelalaian terjadi karena kesengajaan atau keteledoran fatal, harus diusut sampai ranah hukum,” kata Teja.

Pernyataan tersebut menambah sorotan terhadap pelaksanaan program MBG, terutama pada aspek kualitas dan pengawasan. Di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan negara, tuntutan transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian tak terpisahkan dari kepercayaan publik.


Baca juga : Makan Bergizi Gratis yang Tak Pernah Bergizi dan Gratis; Proyek Bengis Pemerintahan Prabowo-Gibran

Penulis : Ari Sujatmiko

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Dari Kekerasan Aparat hingga Narkoba: GMNI Kota Tangerang Gugat Wajah Polri
Ratusan Warga Periuk Damai Ikuti Pengobatan Gratis PDI Perjuangan Pascabanjir
DPRD Kota Tangerang Akan Tindak Lanjuti Nasib Agis, Bocah Pelukis 9 Tahun di Ciledug
DPRD Tekankan Respons Cepat, Gesuri: Jangan Sampai Warga Baru Tahu BPJS Nonaktif Saat Berobat
HMI Tangerang Raya Desak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Evaluasi Pembinaan Siswa dan Dugaan Pungli
Lantik Advokat Baru, HAPI Banten Kuatkan Kualitas Pelayanan Hukum
Ketua DPRD Rusdi Alam: Kaderisasi, Kritis dan Adaptasi Zaman Kunci Peran HMI ke Depan
Korban Pemaksaan Seksual Bertiga, Laporan Istri Guru Mandek di Polda

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:31 WIB

Orang Tua Berhak Protes Soal Menu MBG, Teja Kusuma: Itu Uang Pajak Rakyat

Senin, 23 Februari 2026 - 04:42 WIB

Dari Kekerasan Aparat hingga Narkoba: GMNI Kota Tangerang Gugat Wajah Polri

Senin, 16 Februari 2026 - 22:09 WIB

Ratusan Warga Periuk Damai Ikuti Pengobatan Gratis PDI Perjuangan Pascabanjir

Senin, 16 Februari 2026 - 15:31 WIB

DPRD Kota Tangerang Akan Tindak Lanjuti Nasib Agis, Bocah Pelukis 9 Tahun di Ciledug

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:50 WIB

DPRD Tekankan Respons Cepat, Gesuri: Jangan Sampai Warga Baru Tahu BPJS Nonaktif Saat Berobat

Berita Terbaru

Ilustrasi Sumber : DigitalMama.id

Teknologi

Menakar Kebijakan Blokir Akun Anak

Senin, 9 Mar 2026 - 11:17 WIB