Di tengah hiruk-pikuk urbanisasi Kota Tangerang, sebuah gerakan kecil namun bermakna lahir dari semangat pengabdian. DPD KNPI Kota Tangerang bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UHAMKA menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang sarat nilai, Minggu (18/5), di Rumah Belajar Dialektika, Kampung Bekelir.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 300 buku bacaan anak disumbangkan untuk mendukung gerakan literasi. Donasi ini menjadi simbol kepedulian para pemudanya di ruang-ruang pendidikan nonformal yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan ini, Dr. Arum Fatayan, Wakil Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Bidang Sosial, Budaya, Agama, dan Pariwisata, yang juga dikenal sebagai penggagas gerakan API PELITA (Anak Pintar Pecinta Literasi). Turut hadir pula Dr. Ika Yatri, Wakil Dekan I FKIP UHAMKA, yang turut memberikan motivasi kepada para pendamping dan relawan rumah belajar.
Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Dede Maulana Faisal, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari sinergi antarorganisasi pemuda dan lembaga pendidikan dalam menumbuhkan minat baca anak-anak.
“Kami tidak hanya memberikan buku, tetapi juga membawa semangat agar anak-anak memahami pentingnya membaca sebagai jendela dunia. Ini adalah bagian dari program kerja KNPI di bidang sosial budaya dan pendidikan,” ujar Dede.
Tak hanya buku, anak-anak juga menerima bingkisan makanan ringan. Namun lebih dari itu, yang mereka dapatkan adalah dukungan moral dan perhatian dari para pemuda yang percaya bahwa perubahan dimulai dari pendidikan.
Menurut Dede, literasi merupakan pondasi membangun Kota Tangerang yang cerdas dan berakhlakul karimah. Ia berharap gerakan seperti ini dapat menjadi pemantik bagi lahirnya lebih banyak aksi serupa di wilayah lain.
“Semoga langkah kecil ini menjadi motor penggerak, agar Kota Tangerang tak hanya tumbuh secara fisik, tapi juga berkembang dalam kecerdasan dan karakter,” tutupnya.
Gerakan ini bukan sekadar donasi, melainkan bagian dari ikhtiar kolektif membentuk masa depan. Dari Kampung Bekelir, cahaya literasi dinyalakan — membawa harapan baru bagi generasi muda kota ini.
Artikel Lain :
Dididik jadi Juara, tapi Gagal jadi Manusia
Saat Belajar Percaya pada Rancangan Semesta
Angkringan Dialektika: Membawa Pendidikan untuk Masyarakat Lewat Nongkrong
Penulis : Ari Sujatmiko
Editor : Redaktur








