Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-71 tahun Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Kota Tangerang bersama Persatuan Alumni (PA) GMNI Kota Tangerang menggelar diskusi dan refleksi perjuangan Kader GMNI. Kegiatan yang berlangsung semarak ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari jajaran Pemerintah Kota Tangerang, akademisi, kader, hingga alumni GMNI. (Minggu,23/03/2025)
Ketua PA GMNI Kota Tangerang, Muhamad Toha, dalam sambutannya menegaskan bahwa GMNI akan terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan sosial. Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap program strategis Pemerintah Kota Tangerang bertajuk “Gampang Kerja, Gampang Sekolah, dan Gampang Sembako” sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat.
“Kami menilai program ini selaras dengan nilai-nilai perjuangan GMNI yang berakar pada cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, PA GMNI Kota Tangerang siap menjalin kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah demi memastikan implementasi program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat paling bawah sekalipun.” ujar Toha.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi semangat dan peran aktif GMNI dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan guna memperkuat efektivitas program sosial.

“Kami sangat menyambut baik partisipasi GMNI dalam mendukung program-program pro-rakyat. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan aktivis mahasiswa khususnya PA GMNI Kota Tangerang, kami optimistis program ‘Gampang Kerja, Gampang Sekolah, dan Gampang Sembako’ akan menjangkau lebih banyak masyarakat Kota Tangerang,” ungkapnya.
Program “Gampang Kerja, Gampang Sekolah, dan Gampang Sembako” sendiri merupakan inisiatif Pemerintah Kota Tangerang yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui tiga pilar utama, yaitu:
“Gampang Kerja” dengan maksud dapat memberikan akses pelatihan keterampilan dan penyaluran tenaga kerja bagi warga, khususnya generasi muda; “Gampang Sekolah” sebagai upaya menjamin akses pendidikan yang layak dan merata, termasuk penyediaan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu; lalu “Gampang Sembako” untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Selain itu, Kaonang, yang merupakan alumni GMNI sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, menekankan pentingnya sikap kritis dalam organisasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Anak GMNI harus bisa mengkritik dan dikritik agar menjadi organisasi yang terbuka serta mampu beradaptasi dengan perubahan. Organisasi ini harus terus berkembang menjadi wadah yang inovatif sesuai tantangan zaman,” ujar Kaonang.
Ia juga menambahkan bahwa kader GMNI harus memahami esensi perjuangan dalam membela kepentingan rakyat kecil.
“Di mana pun Anda berada, pahamilah betul bahwa GMNI adalah pejuang pemikir dan pemikir pejuang yang bertujuan untuk kemaslahatan kaum Marhaen,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua DPD PA GMNI Banten sekaligus anggota DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, menegaskan bahwa sikap kritis adalah hal fundamental yang tidak boleh hilang dari kader GMNI.
“Sikap kritis tidak boleh pudar. Ikutilah terus proses perjuangan di GMNI, karena organisasi ini adalah wadah pembelajaran sekaligus pengabdian,” ujar Gatot Wibowo.
Lebih lanjut, ia juga mendorong alumni GMNI untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah.
“Selain memiliki pemikiran kritis, PA GMNI harus bisa berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Tangerang,”tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis GMNI ke-71 tahun, acara ini juga diisi dengan diskusi bertema “Bersatu, Lawan Penjajahan Gaya Baru.” Diskusi ini membahas berbagai tantangan zaman yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, termasuk dalam upaya mewujudkan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi dan sosial di tengah dinamika global.
Dengan semangat Marhaenisme yang menjadi pijakan ideologisnya, GMNI Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan berdaulat melalui sinergi kolabirasi dengan berbagai elemen.
Artikel Lain :
Pancasila Bintang Penuntun yang Kian Redup
Penulis : Ari Sujatmiko
Editor : Redaktur






