KNPI Lebak Batal Aksi, Dialog Semu Jadi Sorotan: Cermin Kemunduran Gerakan Pemuda

| PENAMARA . ID

Selasa, 2 September 2025 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah memanasnya suhu politik nasional dan derasnya persoalan rakyat yang menuntut keberpihakan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak justru menarik rem darurat. Aksi demonstrasi yang sebelumnya digaungkan, mendadak dibatalkan tanpa penjelasan jelas. Sebagai gantinya, KNPI memilih menggelar sebuah “dialog” yang menuai kritik karena dinilai tak lebih dari panggung basa-basi.

Keputusan ini sontak memicu kekecewaan di kalangan aktivis dan pemuda akar rumput. Banyak pihak mempertanyakan keberanian dan integritas KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang seharusnya berdiri di garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan rakyat.

“KNPI dan pemerintah daerah mestinya jadi penyambung lidah aspirasi masyarakat ke pusat. Bukan malah menggelar dialog di ruang semu. Semua perlu merasakan langsung apa yang menjadi persoalan di tengah masyarakat,” ujar Wildan, Ketua Bidang Politik DPC GMNI Lebak, kepada wartawan, Senin (1/9).

Wildan menilai apa yang dilakukan KNPI tak ubahnya pengalihan isu. “Ini bukan dialog, ini panggung pengalihan isu. Ketika rakyat menjerit, pemuda justru memilih diam dalam pendingin ruangan sambil berdialog tanpa arah. Apa yang mau dibahas kalau keberanian pun tak ada?” tegasnya.

Batalnya aksi tersebut memunculkan dugaan adanya tekanan maupun kompromi politik di balik keputusan itu. Sebab, semangat perubahan yang semula dikumandangkan, kini diredam oleh narasi “dialog” yang dinilai hambar dan jauh dari substansi persoalan.

Lebih jauh, dinamika forum yang disebut sebagai dialog itu justru menambah kontroversi. Sejumlah kader mahasiswa mengaku mendapat perlakuan tidak pantas dari oknum pengurus KNPI Lebak. Salah satunya menimpa kader GMNI Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Setiabudi. “Alih-alih menyelesaikan masalah, forum itu malah mencoreng nama baik organisasi pemuda,” ungkap salah seorang aktivis mahasiswa yang enggan disebut namanya.

Kekecewaan kian meluas. Banyak kalangan menilai KNPI telah gagal menjalankan fungsinya sebagai motor penggerak perubahan. “Kalau begini caranya, KNPI bukan lagi motor perubahan, tapi malah jadi rem tangan gerakan pemuda. Ini kemunduran serius. Pemuda sejati lahir di jalanan, bersuara lantang ketika ketidakadilan dibiarkan terjadi,” imbuh Wildan.

Penulis : Pujiawan

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Lantik Advokat Baru, HAPI Banten Kuatkan Kualitas Pelayanan Hukum
Ketua DPRD Rusdi Alam: Kaderisasi, Kritis dan Adaptasi Zaman Kunci Peran HMI ke Depan
Korban Pemaksaan Seksual Bertiga, Laporan Istri Guru Mandek di Polda
Front Mahasiswa Bersama Pedagang (FMBP) akan Tempuh Advokasi Hukum Sengeketa Lahan yang Libatkan PT. Ciledug Lestari
GMNI Kota Tangerang Soroti Dugaan Kekerasan dalam Sengketa Lahan Sutera Rasuna
Revisi Perda 2005 Dibahas, DPRD: Fokus Penguatan Pengawasan dan Sanksi
Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Nilai Peralihan PDAM TKR ke Tirta Benteng Strategis Dongkrak PAD
Teluknaga Cenghar; Slogan yang Tertimbun Sampah

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 00:06 WIB

Lantik Advokat Baru, HAPI Banten Kuatkan Kualitas Pelayanan Hukum

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:50 WIB

Ketua DPRD Rusdi Alam: Kaderisasi, Kritis dan Adaptasi Zaman Kunci Peran HMI ke Depan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:37 WIB

Korban Pemaksaan Seksual Bertiga, Laporan Istri Guru Mandek di Polda

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:11 WIB

Front Mahasiswa Bersama Pedagang (FMBP) akan Tempuh Advokasi Hukum Sengeketa Lahan yang Libatkan PT. Ciledug Lestari

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:41 WIB

GMNI Kota Tangerang Soroti Dugaan Kekerasan dalam Sengketa Lahan Sutera Rasuna

Berita Terbaru