PENAMARA.ID | Medan – Sebuah kebakaran besar melanda kawasan Jalan Starban, Gang Bilal, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (14/12) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB ini menghanguskan sembilan rumah permanen dan memaksa sejumlah warga dari korban kebakaran tersebut mengungsi.
Petugas dari Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Kota Medan mengerahkan beberapa unit mobil pemadam untuk menjinakkan kobaran. Setelah berjuang lebih dari dua jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB.
Dalam proses pemadaman, sebanyak 58.5 ribu liter air digunakan untuk mencegah kobaran api meluas ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp800 juta, dalam penelusuran dikatakan ada 58 jiwa dari 14 keluarga yang terdampak dari data yang terhimpun Dinas Pemadam Kebarakan.
Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu tiang listrik di area tersebut. Api dengan cepat menyebar, membakar rumah-rumah warga yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil investigasi untuk memastikan penyebab pastinya.
Salah satu korban, Erwin (45), menceritakan detik-detik saat ia harus menyelamatkan keluarganya. “Saat kejadian, kami sedang tidur. Begitu mendengar teriakan tetangga, saya langsung membangunkan istri dan anak-anak. Kami hanya sempat membawa diri, barang-barang semua habis terbakar,” kata Erwin, meratapi rumahnya yang hangus.
“Harapannya agar ada bantuan dari pemerintah. Walaupun gak seluruh, sebagian pun tidak apa-apa baik dari Pemko atau dari yang lain. Melihat kondisi begini, tidak ada memang yang bisa diperbaharui lagi. Benar-benar sudah ludes,” ujar Hendro, salah seorang kepala keluarga yang jadi korban.

Pasca kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mendirikan posko darurat untuk membantu para korban. Pemerintah setempat juga memberikan bantuan logistik, seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya untuk warga yang mengungsi.
Di musim penghujan, risiko kebakaran terutama akibat korsleting listrik yang dipicu kelembapan tinggi. Pastikan instalasi listrik aman, hindari penggunaan perangkat berisiko, dan selalu waspada terhadap potensi bahaya.
Artikel Lain : Kebakaran Landa Lorong Pertamina Medan Belawan, Seorang Nenek Tewas Terbakar
Penulis : Yacob Munthe
Editor : Redaktur






